Angkernya Pulau Boneka

Angkernya Pulau Boneka

ceritakisahdunia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Angkernya Pulau Boneka. Berikut ini kami akan memberikan pembahasan yang berkaitan dengan artikel yang membahas mengenai Angkernya Pulau Boneka

Ada banyak lokasi di bumi ini, yang terbilang menyeramkan untuk dikunjungi. Tetapi ada beberapa tempat yang karena keangkerannya, justru terkenal dan menjadi viral serta banyak dikunjungi.Tetapi Anda yang bermental lemah, lebih baik untuk berpikir ulang, saat akan berkunjung ke lokasi-lokasi menyeramkan, salah satunya tempat yang satu ini.Di mana ribuan boneka plastik seram menggantung di pohon-pohon, yang akan membuat bulu kuduk Anda berdiri. Apalagi dipercaya, ada boneka yang bisa berteriak dan membuat nyali siapapun ciut.Selama 40 Tahun, Boneka Ini Kerap Kembali Saat Dibuang.Ini adalah salah satu pulau menyeramkan di Meksiko. Di mana boneka menakutkan ditempatkan pada pada pohon. Pulau bernama Isla de las Munecas ini, kerap terdengar jeritan dari seorang gadis kecil yang tenggelam di sana.Diyakini, gadis tersebut masih menghantui hutan gelap di sana. Bahkan ada pengunjung mengatakan, mereka kerap mendengar bisikan-bisikan di malam hari dan mereka merasa mata dari boneka yang ada di sana kerap melihat mereka melalui pohon-pohon.

Baca Juga : Kisahku Yang Tragis

Tapi anehnya, ratusan wisatawan kerap membanjiri wisata berhantu ini setiap tahunnya, dan kejadiian menyeramkan bahkan menambah daya tarik.Lokasi menyeramkan ini bermula dari seorang pria Meksiko penyendiri bernama Julian Santana Barrera, yang mengunjungi daerah ini ketika masih sepi.Ia mengklaim kerap mendengar jeritan gadis kecil yang pernah tenggelam di sana.Padahal, gadis tersebut meninggal lebih dari 50 tahun yang lalu, dan ia ditemukan mengambang di kanal dengan bonekanya. Julian menyalahkan diri sendiri. Untuk balasannya, ia menggantung boneka di pohon sebagai tanda hormat.Tapi dia mulai mendengar bisikan, jejak dan ratapan sedih meskipun dari kejauhan beberapa mil dari dalam hutan Xochimilco.

Maka ua terus menggantung beberapa boneka di sekitar hutan tersebut, untuk menyenangkan jiwa gadis yang tenggelam.Hasilnya adalah koleksi menakutkan boneka, di mana sebagian tanpa tubuh, dengan mata berkaca-kaca dan wajah kotor.Arson, Boneka Berhantu Korban Kebakaran.Dan sekarang–14 tahun setelah kematian misterius Julian di hutan–boneka-boneka menakutkan itu tetap tak tersentuh.

Kisahku Yang Tragis

Kisahku Yang Tragis

ceritakisahdunia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Kisahku Yang Tragis. Berikut ini kami akan memberikan pembahasan yang berkaitan dengan artikel yang membahas mengenai Kisahku Yang Tragis

Aku tahu hari ini akan jadi hari yang buruk saat aku menyaksikan seekor kucing tergilas mobil. Ban mobil itu melindas punggungnya dan setelah mobil itu menggilasnya, aku bisa melihat sekujur tubuhnya telah membengkok menjadi huruf U. Kepala dan ujung ekornya menunjuk ke atas, bagian perutnya hancur dan tumpah ruah di atas aspal. Makhluk malang itu tak mati seketika. Ia memuntahkan darah dan bernapas tersengal, dengan bola mata melotot lebar hingga hampir melompat keluar, dan mengeong kesakitan sebelum nyawanya akhirnya benar-benar tecabut dan ringkikan napasnya terhenti.

Ketika melihatnya, aku menjerit dan berusaha keras agar tidak muntah. Si brengsek yang melindasnya bahkan tak repot untuk berhenti. Aku mulai mengatur napasku yang tersengal-sengal karena panik dan duduk di trotoar sementara air mata mulai mengaburkan pandanganku.Aku sama sekali tak kuat dengan hal-hal yang berbau darah kental. Aku akui, aku memiliki mental yang lemah apabila berhadapan dengan hal-hal semacam itu. Aku mudah terkena serangan panik dan menghancurkan mental. Terapi yang seimbang dengan pemakaian obat-obatan anti-depresi telah membantuku menghadapi hal membuat  stress.

Lucu bagaimana otakmu akan berusaha melindungimu dari hal-hal semacam itu.

Ibuku sering mengatakan bahwa tiap hari adalah hadiah, penuh dengan kemungkinan dan harapan. Hari ini jelas tidak memiliki awal yang baik.Aku memikirkan tentang kucing itu sepanjang hari kerjaku. Aku terus mendengar suara retakan tulangnya yang hancur ketika ban mobil meratakannya di aspal. Aku mendengar hentakan napasnya yang terdengar putus asa dan pasrah, hampir terdengar seperti tangisan bayi. Tiap kali aku menutup mataku, yang terlihat hanya bayangan mengerikan itu. Terlalu banyak darah, serpihan tulang, dan semburan bagian dalam tubuhnya … aku tak bisa melepaskannya dari benakku. Mereka seakan sudah menodai alam bawah sadarku.

Aku pergi keluar untuk makan siang di luar, mencoba menghirup udara segar dan melupakan kejadian tadi pagi. Aku tak ingin kembali ke tempat dimana kucing itu terlindas mobil, namun mau tak mau aku harus melewatinya agar bisa pergi ke cafe terdekat. Aku benar-benar memerlukan kopi saat itu, jadi aku pasrah saja.

Baca Juga: Kisah Kakek Misterius Tengah Hutan

Ketika aku sudah hampir mendekati lokasi tersebut, aku melihat kerumunan orang. Aku juga melihat polisi mencoba mengatur lalu lintas dan pita kuning untuk mengamankan TKP direntangkan di sepanjang jalan. Ketika aku mendekat, aku melihat mobil polisi, ambulan, dan kerumunan orang yang berwajah pucat. Di tengah semuanya, aku bisa menyaksikan sebentang selimut, merah, bak terendam oleh darah, menutupi dimana kucing tadi terbaring tak bernyawa. Tak jauh dari selimut itu, aku melihat sebuah sepatu mungil, bernoda darah pula, tergeletak begitu saja di aspal. Aku merasakan kulitku merinding dan pandanganku mulai kabur ketika aku mendengar kembali tangisan terakhirnya dan suara retak saat mobil itu melindas tubuhnya. Suara itu kembali bergema di benakku.

Lucu bagaimana otakmu akan berusaha melindungimu dari hal-hal semacam itu.