Pesan Singkat Dari Alam Lain

Pesan Singkat Dari Alam Lain

ceritakisahdunia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Pesan Singkat Dari Alam Lain.Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Pesan Singkat Dari Alam Lain

Semuanya dimulai pada tanggal 14 maret, malam ulang tahun pernikahan ke-20 orang tuaku.Itu adalah hari yang indah dan cerah. menikah selama dua puluh tahun tentu merupakan acara yang penting, jadi orang tuaku telah memesan sebuah meja di restoran Italia favorit kami.

Tentu saja, ini adalah acara formal, jadi aku harus memakai baju yang paling bagus. Saat itu pukul 17:33, dan aku hanya meluruskan dasi saat teleponku mati – aku menerima pesan. Aneh, pikirku, ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Aku memeriksa pesannya: Itu dari ibuku. Pesan itu cukup banyak angka dan huruf, tapi melalui kosa katanya aku bisa melihat frasa yang dapat dibaca: “Tolong aku.” Ini sangat mengkhawatirkanku, akupun langsung membalas, “Ibu baik-baik saja? “Lalu seketika, aku mendapat teks lain yang berbunyi, “Segeralah menyusul” Aku bernafas dengan lega dan terus mempersiapkan diri.

Cara download idn poker versi terbaru kini bisa anda lakukan secara mudah dan gratis langsung melalui link download poker idn yakni http://www.idnpoker99apk.org/download-idn-poker/ situs resmi agen poker onliner berserver idnpoker unitedpoker99.com yang merupakan situs poker terpercaya di Indonesia dan sudah banyak member bermain game poker melalui situs unitedpoker99.

Beberapa menit kemudian, aku menerima pesan lain lagi, kali ini dari ayahku. Aku memeriksa teksnya, dan sekali lagi itu adalah campuran huruf dan angka yang sangat banyak, dengan ungkapan, “Tolong aku” yang tersembunyi di dalamnya. Meski menyeramkan, ayahku selalu jadi joker, jadi kupikir dia hanya bercanda, sampai aku dikirimi teks lain yang bertuliskan, “Segeralah menyusul” Sekarang ini memicu kepanikan. Kepanikan yang murni dan tak salah lagi. Tepat setengah menit berlalu saat aku menerima pesan yang sama persis dari kakakku. Ini tidak mungkin terjadi secara kebetulan.

Baca Juga :Bayangan Dari Kaca

Dalam keadaan cemas, aku mulai berlari ke restoran. Aku berhasil mencapai seperempat jalan sebelum aku dihentikan oleh seorang petugas polisi. “Jalan utama ditutup,” katanya, “Kecelakaan mobil yang besar.” Inilah saat yang tepat ketika aku menyadari apa yang telah terjadi. Aku meminta untuk melihat apa yang terjadi, akupun kaget saat permintaanku ternyata diizinkan. Ketika sampai di sana, bukan sisa-sisa mobil yang menarik perhatian ku, bukan nyala api yang mengepul dari kendaraan yang hancur itu. Tidak, aku merasa ngeri melihat mayat ibu, ayah dan saudaraku yang tak bernyawa. Aku meminta perkiraan waktu kematian mereka – ketiganya terbunuh seketika akibat tabrakan pada pukul 17:32.