Hal Aneh dan Berbahaya Ini Malah Dinilai Legal untuk Dilakukan

Hal Aneh dan Berbahaya Ini Malah Dinilai Legal untuk Dilakukan

Ceritakisahdunia.web.id – Ada sejumlah barang hingga aktivitas yang selama ini dikategorikan aneh, berbahaya dan melanggar hukum. Namun, apa yang terjadi malah sebaliknya.

Beberapa hal aneh dan berbahaya ini justru dianggap legal dan bisa dikerjakan. Jika kita mengetahui hal ini, pasti kebanyakan dari Anda akan merasa resah dan tidak ingin melihat atau terlibat.

Berikut beberapa hal yang dianggap aneh dan berbahaya namun dinilai legal :

1. Toko Asli tapi Palsu

Di Amerika Serikat (AS), ada undang-undang hak cipta untuk melindungi citra merek sebuah perusahaan, dan tuntutan hukum diajukan secara reguler untuk melindungi hak-hak mereka. Akan tetapi, berbeda dengan yang ada di China, peraturan ini ada tapi seperti tidak ada.

Seorang blogger AS menemukan satu “Apple Store” di Kunming, provinsi Yunnan, China, yang ternyata toko tersebut bukanlah seperti yang ia kira. Toko tersebut mengklaim bahwa mereka adalah toko Apple resmi.

Bahkan, semua yang ada di dalam toko tersebut, mulai dari dekorasi sampai seragam pegawai, sangat mirip dengan toko Apple resmi. Komputer, telepon genggam dan iPod juga terlihat seperti asli.

Namun ia menyadari bahwa produk tersebut adalah palsu. Bahkan, para pegawai mengira bahwa mereka benar-benar bekerja di toko resmi milik Apple, meskipun dengan fakta bahwa toko mereka tidak ada di daftar resmi milik Apple.

“Tidak ada peraturan di China yang menentang bagaimana saya ingin mendekorasi toko sesuai yang saya mau,” kata salah satu pemilik toko. Mereka memang benar soal ini.

Saat beberapa toko tersebut tetap ingin menjadi “toko resmi Apple” demi reputasi mereka, beberapa lainnya tidak peduli (dengan peraturan) dan melanjutkan bisnisnya tanpa takut akan risiko dituntut.

Baca Juga : Selebritas Wanita Dunia yang Terjerat Narkoba

2. Menyimpan Tulang Sendiri di Dalam Rumah

Meletakkan bagian-bagian tubuh manusia di dalam rumah tentu saja adalah sebuah hal yang ilegal kecuali jika bagian tubuh tersebut adalah milik Anda sendiri.

Pada 2011, Kristi Loyall didiagnosis oleh dokternya bahwa ia memiliki kanker di bagian telapak kaki, dan itu adalah awal dari penyebarannya. Ia terpaksa mengamputasi seluruh bagian telapak kaki dan sedikit bagian bawah kakinya.

Setelah operasi selesai dilakukan, dokter yang merawat Loyall memasukkan kakinya ke dalam sebuah plastik. Ia tidak ingin berpisah dengan telapak kakinya, jadi Loyall meminta kepada dokter untuk membawa pulang telapak kakinya.

Setelah diketahui, ternyata hal ini adalah legal, karena secara teknis itu adalah kaki milik Loyall, terlepas dari tersambung dengan badannya atau tidak. Para dokter menyimpan kaki tersebut di dalam formalin, kemudian Loyall membawa tulang tersebut ke sebuah perusahaan yang dapat membersihkan tulang dari daging.

Sekarang Loyall menggunakan tulang kakinya sebagai dekorasi di rumahnya, terkadang ia juga berswafoto bersama.

3. Menyetir Tanpa Mengenakan Pakaian

Di Amerika Serikat, menyetir tanpa busana adalah hal yang legal untuk dilakukan. Sebenarnya, peraturan ini memiliki sedikit perbedaan di setiap negara bagian.

Di Nebraska, seorang pria bernama Nickolus Borgman bersama kekasihnya menyetir dalam keadaan mabuk saat ia ditilang oleh polisi.

Mereka berdua tertangkap oleh polisi dalam keadaan tanpa sehelai benang di tubuhnya. Mereka tidak menggunakan sabuk pengaman dan juga memiliki kontainer terbuka yang berisi alkohol di bangku depannya.

Ia ditilang karena menyopir di bawah kontrol alkohol, bukan karena telanjang. Karena di Nebraska, adalah legal untuk menyetir tanpa busana bahkan untuk para wanita.

4. Kotak Berisi Kotoran

Mendapatkan dan membuka paket adalah salah satu perasaan terbaik dalam hidup, bahkan saat kita sudah dewasa. Bayangkanlah jika Anda membuka paket dan mendapatkan sebuah… kotoran. Ya, mengirimkan kotoran adalah hal yang legal.

Pada Black Friday 2014, Cards Against Humanity menjual “Bullsh** Box” atau kotoran kerbau yang dibeli sebanyak 30.000 kopi dengan harga Rp 81.000 per kotak. Saat para pelanggan membuka paket tersebut, mereka benar-benar menerima kotoran kerbau yang sudah kering di dalam plastik.

Mereka bukan satu-satunya perusahaan yang menjual kotoran. Sebuah perusahaan bernama PoopSenders.com spesialisasi dalam mengirimkan kotoran gajah, sapi, dan gorila sebagai “kado lucu.”

Mengirim kotoran termasuk ilegal jika dikirimkan dengan niat untuk meneror dan membahayakan seseorang. Jika digunakan untuk sebuah lelucon atau maksud kesenangan, hal ini tidak apa-apa untuk dilakukan tapi tetap saja tidak disukai.

Pasangan Termudah Didunia Ahmed Dan Tala

Pasangan Termudah Didunia Ahmed Dan Tala

Ceritakisahdunia.web.id – Bagi kami, pernikahan adalah momen indah dalam hidup yang dibayangkan sejak kami besar. Mengenakan gaun putih, bersama dengan pangeran yang kita cintai, benar-benar cantik dan manis, nona-nona! Tetapi menikah membutuhkan kematangan mental dan usia, karena biasanya di Indonesia, pernikahan dilakukan ketika mereka berusia di atas 20 tahun.

Tapi tidak dengan pasangan ini. Ahmed dan Tala, pasangan yang masih sangat muda ini memutuskan untuk menikah. Ahmed baru berusia 15 tahun dan Tala, pengantin wanitanya berusia 14 tahun. Mereka tinggal di Beit Lahiya dekat perbatasan antara Israel dan Jalur Gaza, dan menikah pada tanggal 24 September 2013.

Walau masih muda, mereka tidak ragu untuk menikah. Tinggal di daerah konflik membuat mereka tidak ingin menyia-nyiakan waktu untuk menjalin cinta tanpa ikatan yang sah. Orang tua Ahmed dan Tala memberi restu untuk buah hati mereka di usia yang masih sangat muda.

Setelah menikah, mereka tetaplah remaja yang ceria dan tinggal bersama orang tuanya. Pasangan pengantin baru ini tinggal di rumah keluarga dengan tiga kamar dan berbagi dengan sembilan kerabatnya. Walau harus tinggal di rumah sederhana dan beramai-ramai namun mereka merasa nyaman dan bahagia karena bisa menyatukan cinta mereka dalam ikatan pernikahan.

Baca juga : Tetap Mencaintai Walau Wajanya Rusak

Ibunda Ahmed dengan bahagia memasangkan dasi anaknya, menemani Ahmed ketika mengucapkan ijab kabul di depan penghulu. Tala sendiri memakai baju pernikahan yang cantik berwarna putih dan wajahnya ditutupi, karena adat di sana adalah pengantin wanita tidak diperbolehkan memperlihatkan wajahnya. Satu hari sebelum pernikahan, Ahmed membuat acara kecil dan disambut bahagia oleh keluarga dan sejumlah teman dekatnya di Beit Lahiya, Palestina.

Ahmed dan Tala adalah contoh baik bagi pasangan yang menghindari hal-hal yang tidak diinginkan untuk segera menikah. Di Indonesia, peraturan untuk boleh menikah usianya haruslah minimal 16 tahun namun kini dinaikkan menjadi 21 tahun karena beberapa alasan. Namun pilihan mereka untuk segera menikah bisa dijadikan inspirasi bagi Anda yang tidak ingin berlama-lama pacaran. Selamat untuk Ahmed dan Tala!