hantu gantu

Misteri Muzium Perang Pulau Pinang

Ceritakisahdunia.web.id – Sejarah misterius pelbagai versi yang sering dilihat di bibir pelawat tidak benar-benar ilusi, tetapi kebenaran yang menjadikan muzium perang terbesar di Asia Tenggara salah satu tarikan pelancong di Malaysia.

Kubu perang berkeluasan lapan hektar yang dibina tentera British pada tahun 1930-an itu menjadi pengukuh benteng keselamatan tentera negara itu berikutan lokasinya yang strategik dan bebas dari ancaman musuh.

Dilengkapi dengan pelbagai kelengkapan canggih seperti meriam, terowong rahsia dan pejabat logistik, kubu ini bersedia menghadapi sebarang kemungkinan pada bila-bila masa.

Bagaimanapun, Tanah Melayu diserang tentera Jepun pada tahun 1941 menyebabkan tentera British melarikan diri selepas meletupkan kubu perang terbabit supaya rosak dan tidak boleh digunakan oleh tentera Jepun.

Pengarah Muzium, Johari Shafie mengakui kubu pertahanan yang sudah berusia 85 tahun itu menyimpan seribu satu rahsia misteri sehingga kini.

“Kalau nak diikutkan, memang banyak cerita seram yang dialami pengunjung yang melawat ke muzium ini.

“Saya sendiri sering kali berhadapan dengan situasi pelik tapi benar.

“Mendengar siulan tanpa kelibat, ternampak imej lembaga bergambar dan suara-suara halus sudah kerap kali didengar dan dilihat 30 kakitangan yang bertugas di muzium ini.

“Lama-kelamaan kami semua sudah lali dengan situasi ini dan masing-masing meneruskan kerja seperti tiada apa-apa yang berlaku,” katanya ketika ditemui di muzium berkenaan baru-baru ini.

Baca juga : Aradale Asylum, Ararat, Australia

Bayangan kelawar di atas kepala

Menceritakan kembali pengalaman mistiknya di Muzium Perang Batu Maung itu, tidak lama dahulu, Johari mengakui beliau sendiri pernah jatuh sakit selepas mengarahkan pekerjanya untuk memasang lampu limpah di sebatang pohon besar pada waktu malam.

“Saya sendiri tidak sihat selama seminggu selepas itu namun selepas berubat, kesihatan saya pulih seperti sedia kala.

“Saya anggap ini cabaran yang perlu dihadapi dengan cekal bagi memastikan muzium ini terpelihara dan sentiasa dinaik taraf dari masa ke semasa bagi memuaskan hati pengunjung,” katanya.

Selain itu, beliau turut pernah ternampak bayangan seperti kelawar setinggi kira-kira 10 meter di atas kepalanya ketika sedang bermain ‘paintball’ pada waktu malam.

“Percaya atau tidak, banyak situasi berlaku di hadapan mata sendiri namun tidak mematahkan semangat untuk terus kekal di sini dan menaik taraf kemudahan yang ada dari masa ke semasa.

“Segala gangguan ditepis menggunakan cara tersendiri bagi mengatasi kesulitan yang menghalang usaha memelihara dan memulihara muzium ini,” katanya.

Tumpuan pengkaji paranormal

Terdapat 37 lokasi peninggalan sejarah boleh dilawati antaranya terowong bawah tanah, menara kawalan dan berek tentera peninggalan tentera Jepun selepas menawan kubu terbabit yang kemudiannya dijadikan tempat seksaan tahanan perang.

Penulis turut mengambil kesempatan untuk melawat semua lokasi berpandukan brosur yang diberikan di pintu masuk.

Malangnya elemen mistik yang diharapkan dapat dirasai sepanjang lawatan gagal kerana penulis tidak berjalan bersendirian, sebaliknya ditemani jurugambar bertugas.

Bagaimanapun, kedua-duanya merasa sedikit seram ketika merangkak di dalam terowong sempit dan gelap yang menjadi tempat perlindungan bawah tanah sekiranya berlaku serangan.

Johari berkata, misteri yang menyelubungi Muzium Perang Batu Maung terbabit menjadikan lokasi itu popular di kalangan pengkaji sejarah dan peminat aktiviti paranormal.

“Pengkaji paranormal dari Amerika Syarikat, Indonesia, China dan Thailand gemar ke sini untuk menjalankan kajian berhubung aktiviti mistik yang berlaku di sini,” katanya.

Tambah Johari, National Geographic turut menyenaraikan muzium ini sebagai salah satu dari 10 lokasi bersejarah paling seram di Asia.

“Saya berasakan keadaan pelik itu menjadi salah satu keistimewaan bagi pengunjung untuk datang dan merasai sendiri pengalaman misteri Muzium Perang ini.

“Sehingga kini masih banyak kisah pelik yang tidak dapat diceritakan, namun semua itu menjadi pencetus semangat saya untuk terus berusaha menaikkan nama muzium di mata dunia,” katanya.

hantu

Aradale Asylum, Ararat, Australia

Ceritakisahdunia.web.id – Siapa bilang Australia tidak punya tempat yang dianggap seram? Jika Anda berani, datanglah ke Rumah Sakit Jiwa Aradale. Ini adalah rumah sakit jiwa yang tidak aktif, berusia ratusan tahun, dan puluhan ribu pasien meninggal di sana.

Aradale Mental Hospital atau dikenal Ararat Lunatic Asylum berada di kota kecil Ararat di Negara Bagian Victoria, Australia. Rumah sakit jiwa ini merupakan rumah sakit jiwa terbesar di Australia yang tidak terpakai lagi dan dianggap paling menyeramkan di sana. Memangnya, ada apa sih di Rumah Sakit Jiwa Aradale?

Dilongok dari situs resmi Aradale, Senin (12/8/2014) Rumah Sakit Jiwa Aradale sudah dibuka sejak tahun 1865 dan resmi ditutup tahun 1998. Rumah sakit jiwa ini bisa dibilang sebagai suatu komplek, karena total memiliki sekitar 70 bangunan untuk menampung pasien sakit jiwa, dokter dan para staf.

Setiap tahun, Rumah Sakit Jiwa Aradale mampu menampung hingga 900 pasien yang mengalami gangguan kejiwaan. Selama 130 tahun lebih, tercatat sudah 13.000 pasien yang meninggal di sana!

Kini, Rumah Sakit Jiwa Aradale jadi bangunan bersejarah yang dirawat oleh pemerintah setempat. Bangunannya masih terbilang bagus, meski beberapa bagian dalamnya banyak dinding yang catnya sudah terkelupas. Berbagai peralatan dokter juga masih lengkap di sana dan terawat baik. Tapi begitu menjelajahi rumah sakit jiwanya lebih dalam lagi, bulu kuduk dijamin merinding.

Beberapa kejadian mistis sudah banyak dialami traveler yang uji nyali ke Rumah Sakit Jiwa Aradale. Banyak traveler yang mengaku mendengar suara jeritan, tangisan atau suara orang yang tertawa keras di dalamnya. Bahkan, ada juga traveler yang mendengar suara kepala orang yang dibenturkan ke tembok.

Baca juga : Alcatraz, Amerika Serikat

Kisah mistis yang terkenal di sana adalah hantu perawat Kerry. Konon, hantu ini sering menampakan diri kepada traveler dengan wujud perawat perempuan memakai seragam putih. Suhu yang lembab dan pencahayaan yang kurang terang di dalam rumah sakit jiwanya membuat suasana lebih angker nan mencekam!

Bahkan, ada operator tur wisata mistis ke Rumah Sakit Jiwa Aradale, yakni Aradale Ghost Tours. Tur yang ditawarkan adalah mengelilingi rumah sakit jiwa tersebut di malam hari setelah pukul 20.00 waktu setempat selama 2 jam.

Traveler akan dipandu untuk menjelajahi ke berbagai ruangan, dari kamar pasien, dapur, kapel, ruang operasi sampai kamar mayat. Para pemandu juga akan menceritakan aneka kisah-kisah pasien di sana. Anda pun diizinkan berfoto-foto di dalam rumah sakit jiwanya.

Masih belum takut? Cobalah ikut tur bersama Australian Ghost Adventures selama 3 jam. Kalau di tur ini, Anda akan diajak berburu hantu dengan kamera khusus, termometer, pencahayaan inframerah, mikrofon dan alat sensor gerak. Peralatan tersebut akan membuktikan aktivitas-aktivitas hantu di sana.

seram

Alcatraz, Amerika Serikat

Ceritakisahdunia.web.id – Rambut Sheila Sillery-Walsh berdiri ketika dia memeriksa gambar di ponselnya. Dia menemukan sosok samar-samar seperti seorang wanita yang melihat ke balik jendela.¬†Foto yang diambilnya saat bepergian di “pulau penjara” lama Alcatraz di Teluk San Francisco, Amerika Serikat. Di Daily Mail, wanita Inggris itu mengaku punya perasaan aneh ketika memasuki gedung yang dulu digunakan sebagai hotel Prodeo.

“Saat tur dengan panduan audio, aku beberapa kali berhenti dan iseng mengambil sejumlah foto jendela kunjungan kosong dengan iPhone-ku,” kata Sheila
Jendela yang ia bidik sebelumnya digunakan saat keluarga atau kerabat mengunjungi para tahanan. Di mana mereka masih bisa bertatap muka, namun tanpa kontak fisik

“Saat melihat hasil jepretan di ponselku, aku melihat sosok perempuan gelap dalam gambar. Aku menatap jendela lagi, tak ada siapapun di sana.”

Saat itu, kata perempuan 48 tahun tersebut, ia tak lagi tertarik mengikuti tur di Alcatraz. “Aku terus melihat gambar itu berulang-ulang.”

Dilihat dari tampilannya, dari pakaian dan tatanan rambut sosok tersebut — entah apa itu sebenarnya — cocok dengan penggambaran perempuan dari tahun 1930 sampai 1940-an.

Sheila dan partnernya mencoba mencari tahu identitas perempuan yang penampakannya tertangkap kamera ponselnya, tapi tak berhasil. Meski penampakan hantu beberapa kali dilaporkan, petugas Alcatraz selalu menepis laporan menyeramkan itu.

Tak jelas apakah penampakan tersebut adalah hasil manipulasi, bayangan aneh, atau sesuatu dari dunia lain. Namun, Sheila yakin benar, sekilas matanya telah menembus ke dunia roh.

Sebelumnya, penulis terkenal Mark Twain pernah menggambarkan suasana menakutkan setelah mengunjungi pulau itu. “Serasa berada di musim dingin meski sejatinya sedang musim panas.”

Sejumlah tahanan, penjaga dan pengunjung beberapa kali juga melaporkan fenomena aneh. Dari suara bisikan misterius di dalam sel, bunyi pintu yang ditutup dan dikunci pada tengah malam, bayangan aneh melintas di koridor, rasa dingin yang bikin begidik di sejumlah titik, juga suara instrumen musik atau mesin jahit.

Baca juga : Kisah Rumah Paling Berhantu

Penjara Angker

Lepas dari dugaan penampakan hantu dan lelembut lain, Alcatraz adalah pulau penjara dengan reputasi angker.

Alcatraz pertama-tama dibangun sebagai instalasi militer pada 1850 dan kemudian diubah menjadi penjara militer, hingga 1933. Sel-sel di sana dihuni para napi kelas kakap semisal Al Capone — sebelum akhirnya ditutup untuk selamanya pada 21 Maret 1963 oleh Jaksa Agung AS Robert F Kennedy.

Kini dia adalah sebuah situs sejarah yang dikelola oleh Dinas Pertamanan Nasional AS sebagai Tempat Rekreasi Nasional Golden Gate dan yang dibuka untuk wisatawan.

Baru-baru ini, para peneliti Texas A&M, menggunakan radar penembus tanah, menemukan sisa-sisa benteng militer yang sebelumnya diduga hancur total.

Benteng Alcatraz dibangun di tengah demam emas di area tersebut. Kemudian diubah menjadi garis pertahanan selama Perang Saudara.

Tak pernah ada tembakan dilepas dari benteng itu selama perang, meski simpatisan Konfederasi dipenjara karena mengecam pemerintah federal. Temuan radar terbaru mengungkap benteng tua bersama dengan bangunan gudang senjata serta terowongan yang berasal dari jauh sebelum bangunan penjara utama didirikan pada tahun 1915.

Sejak 1850-1907 adalah era Benteng Alcatraz,” jelas profesor geologi dan geofisika Universitas Texas A&M, Mark Everett, seperti dimuat Fox News. (Riz