Kisah Kakek Misterius Tengah Hutan

Kisah Kakek Misterius Tengah Hutan

ceritakisahdunia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Kakek Misterius Tengah Hutan.  Berikut ini kami akan memberikan pembahasan yang berkaitan dengan artikel yang membahas mengenai Kakek Misterius Tengah Hutan

Pada suatu malam, Asnaif, Paijo, dan kawan-kawannya sedang berpesta minuman keras di tengah hutan yang sepi. Mereka memilih tempat yang sepi karena sekarang di tengah kota sudah banyak razia besar-besaran untuk mengamankan mereka yang suka pesta miras. Tiba-tiba ditengah saat mereka sedang berpesta, terdengar suara gemuruh guntur dan terlihat kilatan petir tanpa henti. Hujanpun turun dengan besar dan mereka tunggang langgang berlarian menuju mobil.

Setelah mereka masuk kedalam mobil, mereka melanjutkan pestanya didalam mobil tersebut. Minuman keras membuat mereka mabuk kepayang sambil bercanda tertawa ria. Tanpa berhenti mereka terus menenggak minuman keras. Asnaif yang memegang kemudi mobilpun merasa bosan dan langsung tancap gas dengan kecepatan 80km/jam. Mereka berhenti lagi dan melanjutkan pesta mirasnya.

Saat mereka sedang asyik, tiba-tiba seorang kakek dengan wajah menyeramkan mengetuk kaca jendela depan. Tok tok tok, tanpa henti si kakek mengetuknya. Asnaif dan kawan-kawan gemetar ketakutan. “If, coba tanyain apa mau kakek itu?” kata Paijo dengan wajah yang sangat melas dan ketakutan. Akhirnya asnaif membuka sedikit kaca jendela dan berkata “Ma..maaa.mau apa kek?”. Kakek itu menjawab “Kakek minta rokok, punya?”. Tanpa basa basi Asnaif langsung memberikan sebungkus rokok ke kakek tersebut lalu menutup kaca jendela rapat-rapat dan tancap gas sampai dengan kecepatan 100km/jam.

Singkat cerita setelah 2 jam jalan, lalu Asnaif, Paijo, dan kawan-kawan melanjutkan pesta mirasnya itu. Mereka kembali tertawa terbahak-bahak sambil menenggak minuman keras itu lagi tanpa henti. Tiba-tiba si kakek tadi datang lagi dan kembali mengetuk jendela kaca depan. “Punya korek?” kata si kakek melihatkan wajah seram. Tanpa basa basi lagi Asnaif langsung membuka lagi sedikit kaca jendela dan melemparkan korek gas untuk si kakek, lalu menutup kembali kaca jendelanya rapat-rapat. Ketakutan dan panik, Asnaif kembali tancap gas dengan kecepatan 120km/jam.

Asnaif : Buset tuh si kakek, padahal kita udah jauh tapi dia bisa ngejar kita (panik campur takut).
Paijo : Iya If, gue merinding nih. Kok bisa yah?
Asnaif : Mungkin dia bukan manusia, mungkin di hantu Jo.

Baca Juga : Pesan Singkat Dari Alam Lain

Setelah mengemudi selama tiga jam, akhirnya mereka kembali berhenti dan melanjutkan pestanya. Mereka lupa akan kejadian tadi, terus saja mereka meminum minuman keras sambil tertawa bercanda ria. Dan tiba-tiba si kakek tadi kembali datang dan mengetuk kaca depan. Asnaif, Paijo, dan kawan-kawan lainnya sangat ketakutan tingkat dewa. Paijo menangis, kawan-kawan lainnya juga ada yang pipis di celana saking takutnya. Akhirnya Asnaif memberanikan diri untuk membuka sedikit lagi kaca jendelanya dan menanyakan apa mau si kakek itu. “Maaf kek, kami tidak akan lagi mengganggu dan tidak akan lagi ke hutan ini. Kami mohon ampun jangan bunuh kami kek” Ujan Asnaif sambil menangis memohon ampun. Lalu sambil menghisap rokok, si kakek menjawab “Apa kalian butuh bantuan kakek? Kakek lihat sepanjang malam mobil kalian berjalan di lumpur. Kakek bantu dorong ya”.