Kutukan Minky Momo

Kutukan Minky Momo

ceritakisahdunia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Kutukan Minky Momo.  Berikut ini kami akan memberikan pembahasan yang berkaitan dengan artikel yang membahas mengenai Kutukan Minky Momo

Alkisah, terdapat suatu planet bernama Fenarinarsa, tempat berkumpulnya para peri. Planet tersebut kian menjauh dan terancam lenyap, karena penduduk planet Bumi semakin kehilangan impian dan harapannya. Untuk mengembalikan impian dan harapan tersebut, raja dan ratu Fenarinarsa mengutus anaknya, Momo, ke Bumi. Momo diberikan kekuatan sihir yang unik, yakni kemampuannya untuk menjadi wanita dewasa dengan berbagai profesi.Mungkin Anda berandai-andai, mengapa karakter kartun yang digemari anak-anak ini ingin menjadi wanita dewasa?

Episode Terakhir
Minky Momo, atau disebut juga The Magical World of Gigi dalam bahasa Inggris, adalah sebuah anime yang diproduksi oleh Production Reed pada tahun 1982-1983. Anime yang sempat tayang di televisi lokal ini memiliki total 63 episode, di mana hari ini kita akan membahas episode terakhir tersebut.Misi penyelamatan di Bumi masih belum selesai, tetapi Momo tertimpa musibah. Kekuatan sihirnya menghilang, yang berarti Momo tidak lagi dapat berubah menjadi wanita dewasa. Meskipun begitu, Momo tetap berusaha membantu orang lain dengan sisa kekuatan yang ia punya.

Siang itu, Momo tengah duduk di taman, saat ia disuruh mengambil bola kasti yang keluar dari lapangan. Bola kasti tersebut terlempar hingga ke tengah jalan, di mana Momo melihat seorang anak sedang bermain dengan mobil mainannya. Tiba-tiba saja, sebuah truk berisi mainan (istilah kerennya sekarang, Truck-kun) melaju dengan kecepatan tinggi, mengarah ke anak tersebut. Supir truk pun kaget, langsung membanting setirnya ke samping, di mana Momo tewas tertabrak truk tersebut.

Baca Juga : Angkernya Pulau Boneka

Dunia berduka. Fenarinarsa pun turut berduka. Mujur nasibnya, Momo adalah seorang peri yang dapat bereinkarnasi. Ia pun tersadar, kebahagiaan bukanlah pemberian dari orang lain, melainkan dari diri kita sendiri. Momo lahir kembali di dunia oleh seorang pasangan pemilik toko hewan peliharaan yang lama menginginkan anak. Kehadirannya dalam raga yang baru menjadi semangat barunya untuk menebarkan kebahagiaan bagi seluruh umat manusia.

Sekarang kita sudah tahu kenapa Momo ingin menjadi wanita dewasa..Karena dia tidak akan pernah menjadi demikian.

Angkernya Pulau Boneka

Angkernya Pulau Boneka

ceritakisahdunia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Angkernya Pulau Boneka. Berikut ini kami akan memberikan pembahasan yang berkaitan dengan artikel yang membahas mengenai Angkernya Pulau Boneka

Ada banyak lokasi di bumi ini, yang terbilang menyeramkan untuk dikunjungi. Tetapi ada beberapa tempat yang karena keangkerannya, justru terkenal dan menjadi viral serta banyak dikunjungi.Tetapi Anda yang bermental lemah, lebih baik untuk berpikir ulang, saat akan berkunjung ke lokasi-lokasi menyeramkan, salah satunya tempat yang satu ini.Di mana ribuan boneka plastik seram menggantung di pohon-pohon, yang akan membuat bulu kuduk Anda berdiri. Apalagi dipercaya, ada boneka yang bisa berteriak dan membuat nyali siapapun ciut.Selama 40 Tahun, Boneka Ini Kerap Kembali Saat Dibuang.Ini adalah salah satu pulau menyeramkan di Meksiko. Di mana boneka menakutkan ditempatkan pada pada pohon. Pulau bernama Isla de las Munecas ini, kerap terdengar jeritan dari seorang gadis kecil yang tenggelam di sana.Diyakini, gadis tersebut masih menghantui hutan gelap di sana. Bahkan ada pengunjung mengatakan, mereka kerap mendengar bisikan-bisikan di malam hari dan mereka merasa mata dari boneka yang ada di sana kerap melihat mereka melalui pohon-pohon.

Baca Juga : Kisahku Yang Tragis

Tapi anehnya, ratusan wisatawan kerap membanjiri wisata berhantu ini setiap tahunnya, dan kejadiian menyeramkan bahkan menambah daya tarik.Lokasi menyeramkan ini bermula dari seorang pria Meksiko penyendiri bernama Julian Santana Barrera, yang mengunjungi daerah ini ketika masih sepi.Ia mengklaim kerap mendengar jeritan gadis kecil yang pernah tenggelam di sana.Padahal, gadis tersebut meninggal lebih dari 50 tahun yang lalu, dan ia ditemukan mengambang di kanal dengan bonekanya. Julian menyalahkan diri sendiri. Untuk balasannya, ia menggantung boneka di pohon sebagai tanda hormat.Tapi dia mulai mendengar bisikan, jejak dan ratapan sedih meskipun dari kejauhan beberapa mil dari dalam hutan Xochimilco.

Maka ua terus menggantung beberapa boneka di sekitar hutan tersebut, untuk menyenangkan jiwa gadis yang tenggelam.Hasilnya adalah koleksi menakutkan boneka, di mana sebagian tanpa tubuh, dengan mata berkaca-kaca dan wajah kotor.Arson, Boneka Berhantu Korban Kebakaran.Dan sekarang–14 tahun setelah kematian misterius Julian di hutan–boneka-boneka menakutkan itu tetap tak tersentuh.

Kisah Kakek Misterius Tengah Hutan

Kisah Kakek Misterius Tengah Hutan

ceritakisahdunia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Kakek Misterius Tengah Hutan.  Berikut ini kami akan memberikan pembahasan yang berkaitan dengan artikel yang membahas mengenai Kakek Misterius Tengah Hutan

Pada suatu malam, Asnaif, Paijo, dan kawan-kawannya sedang berpesta minuman keras di tengah hutan yang sepi. Mereka memilih tempat yang sepi karena sekarang di tengah kota sudah banyak razia besar-besaran untuk mengamankan mereka yang suka pesta miras. Tiba-tiba ditengah saat mereka sedang berpesta, terdengar suara gemuruh guntur dan terlihat kilatan petir tanpa henti. Hujanpun turun dengan besar dan mereka tunggang langgang berlarian menuju mobil.

Setelah mereka masuk kedalam mobil, mereka melanjutkan pestanya didalam mobil tersebut. Minuman keras membuat mereka mabuk kepayang sambil bercanda tertawa ria. Tanpa berhenti mereka terus menenggak minuman keras. Asnaif yang memegang kemudi mobilpun merasa bosan dan langsung tancap gas dengan kecepatan 80km/jam. Mereka berhenti lagi dan melanjutkan pesta mirasnya.

Saat mereka sedang asyik, tiba-tiba seorang kakek dengan wajah menyeramkan mengetuk kaca jendela depan. Tok tok tok, tanpa henti si kakek mengetuknya. Asnaif dan kawan-kawan gemetar ketakutan. “If, coba tanyain apa mau kakek itu?” kata Paijo dengan wajah yang sangat melas dan ketakutan. Akhirnya asnaif membuka sedikit kaca jendela dan berkata “Ma..maaa.mau apa kek?”. Kakek itu menjawab “Kakek minta rokok, punya?”. Tanpa basa basi Asnaif langsung memberikan sebungkus rokok ke kakek tersebut lalu menutup kaca jendela rapat-rapat dan tancap gas sampai dengan kecepatan 100km/jam.

Singkat cerita setelah 2 jam jalan, lalu Asnaif, Paijo, dan kawan-kawan melanjutkan pesta mirasnya itu. Mereka kembali tertawa terbahak-bahak sambil menenggak minuman keras itu lagi tanpa henti. Tiba-tiba si kakek tadi datang lagi dan kembali mengetuk jendela kaca depan. “Punya korek?” kata si kakek melihatkan wajah seram. Tanpa basa basi lagi Asnaif langsung membuka lagi sedikit kaca jendela dan melemparkan korek gas untuk si kakek, lalu menutup kembali kaca jendelanya rapat-rapat. Ketakutan dan panik, Asnaif kembali tancap gas dengan kecepatan 120km/jam.

Asnaif : Buset tuh si kakek, padahal kita udah jauh tapi dia bisa ngejar kita (panik campur takut).
Paijo : Iya If, gue merinding nih. Kok bisa yah?
Asnaif : Mungkin dia bukan manusia, mungkin di hantu Jo.

Baca Juga : Pesan Singkat Dari Alam Lain

Setelah mengemudi selama tiga jam, akhirnya mereka kembali berhenti dan melanjutkan pestanya. Mereka lupa akan kejadian tadi, terus saja mereka meminum minuman keras sambil tertawa bercanda ria. Dan tiba-tiba si kakek tadi kembali datang dan mengetuk kaca depan. Asnaif, Paijo, dan kawan-kawan lainnya sangat ketakutan tingkat dewa. Paijo menangis, kawan-kawan lainnya juga ada yang pipis di celana saking takutnya. Akhirnya Asnaif memberanikan diri untuk membuka sedikit lagi kaca jendelanya dan menanyakan apa mau si kakek itu. “Maaf kek, kami tidak akan lagi mengganggu dan tidak akan lagi ke hutan ini. Kami mohon ampun jangan bunuh kami kek” Ujan Asnaif sambil menangis memohon ampun. Lalu sambil menghisap rokok, si kakek menjawab “Apa kalian butuh bantuan kakek? Kakek lihat sepanjang malam mobil kalian berjalan di lumpur. Kakek bantu dorong ya”.

Pesan Singkat Dari Alam Lain

Pesan Singkat Dari Alam Lain

ceritakisahdunia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Pesan Singkat Dari Alam Lain.Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Pesan Singkat Dari Alam Lain

Semuanya dimulai pada tanggal 14 maret, malam ulang tahun pernikahan ke-20 orang tuaku.Itu adalah hari yang indah dan cerah. menikah selama dua puluh tahun tentu merupakan acara yang penting, jadi orang tuaku telah memesan sebuah meja di restoran Italia favorit kami.

Tentu saja, ini adalah acara formal, jadi aku harus memakai baju yang paling bagus. Saat itu pukul 17:33, dan aku hanya meluruskan dasi saat teleponku mati – aku menerima pesan. Aneh, pikirku, ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Aku memeriksa pesannya: Itu dari ibuku. Pesan itu cukup banyak angka dan huruf, tapi melalui kosa katanya aku bisa melihat frasa yang dapat dibaca: “Tolong aku.” Ini sangat mengkhawatirkanku, akupun langsung membalas, “Ibu baik-baik saja? “Lalu seketika, aku mendapat teks lain yang berbunyi, “Segeralah menyusul” Aku bernafas dengan lega dan terus mempersiapkan diri.

Cara download idn poker versi terbaru kini bisa anda lakukan secara mudah dan gratis langsung melalui link download poker idn yakni http://www.idnpoker99apk.org/download-idn-poker/ situs resmi agen poker onliner berserver idnpoker unitedpoker99.com yang merupakan situs poker terpercaya di Indonesia dan sudah banyak member bermain game poker melalui situs unitedpoker99.

Beberapa menit kemudian, aku menerima pesan lain lagi, kali ini dari ayahku. Aku memeriksa teksnya, dan sekali lagi itu adalah campuran huruf dan angka yang sangat banyak, dengan ungkapan, “Tolong aku” yang tersembunyi di dalamnya. Meski menyeramkan, ayahku selalu jadi joker, jadi kupikir dia hanya bercanda, sampai aku dikirimi teks lain yang bertuliskan, “Segeralah menyusul” Sekarang ini memicu kepanikan. Kepanikan yang murni dan tak salah lagi. Tepat setengah menit berlalu saat aku menerima pesan yang sama persis dari kakakku. Ini tidak mungkin terjadi secara kebetulan.

Baca Juga :Bayangan Dari Kaca

Dalam keadaan cemas, aku mulai berlari ke restoran. Aku berhasil mencapai seperempat jalan sebelum aku dihentikan oleh seorang petugas polisi. “Jalan utama ditutup,” katanya, “Kecelakaan mobil yang besar.” Inilah saat yang tepat ketika aku menyadari apa yang telah terjadi. Aku meminta untuk melihat apa yang terjadi, akupun kaget saat permintaanku ternyata diizinkan. Ketika sampai di sana, bukan sisa-sisa mobil yang menarik perhatian ku, bukan nyala api yang mengepul dari kendaraan yang hancur itu. Tidak, aku merasa ngeri melihat mayat ibu, ayah dan saudaraku yang tak bernyawa. Aku meminta perkiraan waktu kematian mereka – ketiganya terbunuh seketika akibat tabrakan pada pukul 17:32.

Bayangan Dari Kaca

Bayangan Dari Kaca

ceritakisahdunia.web.id – Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Bayangan Dari Kaca.Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Bayangan Dari Kaca

Pada musim panas 2013, aku sedang mengemudi sendirian di jalan raya 902 sepulang dari sebuah pesta. Saat itu hampir tengah malam, dan tak perlu dikatakan itu gelap gulita. Seperti biasa di malam hari, aku merasa gelisah. Aku mematikan radio, dan tidak bisa mendengar apa-apa selain deruman ban di trotoar dan dengungan mesin yang membosankan. Aku melirik ke kaca spion tengah, dan tidak melihat apa pun kecuali kegelapan melalui jendela belakang.

Aku tahu, aku melihat ke belakang dan tidak melihat apa-apa. Aku yakin itu. Hanya kegelapan malam yang tampaknya tak berujung. Aku mengingatnya dengan jelas, namun tiba-tiba 10 detik kemudian sebuah mobil melewatiku ke kiri. Lampu depan menyala. Aku memiliki salah satu adrenalin yang tiba-tiba, seperti ketika kamu berpikir kamu melihat seseorang di luar jendela kamarmu ketika itu hanya sebatang pohon, atau ketika kamu mulai terjaga di malam hari dengan perasaan jatuh. Sepuluh detik sebelumnya, tidak ada apapun di belakangku. Tiba-tiba ada sebuah mobil. Aku menggigil dan mengetahui ada sesuatu yang tidak beres.

Keesokan paginya, aku menemukan dua set goresan di dekat bagian belakang van ku. Yang satu di sebelah kiri, dan satu di sebelah kanan. Mobil itu cukup tua. Mereka bisa berada di sana selama berbulan-bulan, tapi itu adalah pertama kalinya aku ingat melihatnya.

Baca Juga : Anak Kecil Di Kegelapan

Kalau dipikir-pikir, ada dua kemungkinan untuk apa yang terjadi malam itu. Kemungkinan satu. Dengan beberapa kesalahan dalam kenyataan, atau sesuatu yang paranormal, mobil lain ini entah bagaimana muncul di belakangku dalam 10 detik ketika aku memeriksa cerminku. Seperti hantu hantu aneh atau apalah. Namun, pilihan kedua adalah apa yang membuat darahku menjadi dingin setiap kali aku memikirkannya.

Itu bahkan tidak menggangguku sampai berbulan-bulan sampai aku mengetahui faktanya, tetapi itu membuatku takut mengemudi sendirian di malam hari bahkan lebih. Kemungkinan dua. Mobil itu normal. Mobilnya mendekatiku dari belakang dan melewatiku di sebelah kiriku. Namun, sesuatu yang besar, dan lebar, dan hitam seperti malam telah menempel di bagian belakang mobilku, menutupi pandanganku melalui jendela dan meninggalkan goresan tajam disamping.

Dan aku secara tidak sengaja… mengajaknya pulang bersama denganku…

Anak Kecil Di Kegelapan

Anak Kecil Di Kegelapan

ceritakisahdunia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Anak Kecil Di Kegelapan.Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Anak Kecil Di Kegelapan

Tumbuh miskin di pedalaman selatan berarti banyak bagiku dan adikku, Ollie. Kami selalu berbagi satu sama lain, paling sering, kami berbagi mainan, pakaian, dan shampo di antara kami. Sampai dia berusia enam tahun, kami bahkan berbagi tempat tidur. Tak satu pun dari kami senang tentang itu.

Sampai suatu ketika hal itu berubah, itu adalah hari ulang tahunku yang ke 10. Aku mendapat satu hadiah tahun itu, dan itu adalah tempat tidurku sendiri. Ollie merasa iri, dan aku bisa mengerti mengapa. Dia harus bisa menerima tidur di kasur yang sudah usang. Yang aku dapatkan tidak jauh lebih baik, tetapi tidak rusak dan usang saja sepertinya sudah cukup.

Tidur terpisah adalah perasaan yang luar biasa. Itulah kebebasan. Tidak lagi aku harus menderita tendangan yang tiba-tiba dan tak bisa dijelaskan ke perut. Tidak lagi aku akan bangun dengan kaki Ollie menekan leherku seperti dia menginjak Dracula malam sebelumnya.

Setidaknya, itulah yang kupikirkan.

Segera, tepat setelah aku mendapat tempat tidur baru, tiba-tiba terdengar suara jeritan.

Awalnya kupikir Ollie terbangun di tengah malam dan berteriak karena dia ketakutan. Kemudian, suara itu bergema melalui ruangan kecil itu lagi dan aku tau itu bukan tangisan yang normal.

Ruangan itu selalu hitam seperti lapangan setelah matahari terbenam. Salah satu jendela yang kami miliki ditekan dengan daun pinus yang panjang dan bahkan bulan yang paling besar dan paling terang sekalipun tidak masuk cahaya di dalamnya.

Jeritan itu membuatku gila. Setiap malam, mungkin pada waktu yang tepat, jeritan tajam ini akan menjatuhkanku dari mimpi. Bukan Ibu atau Ayahku yang berteriak juga. Aku tahu seperti apa kedengarannya, percayalah padaku! Yang paling mengkhawatirkan adalah kenyataan bahwa aku tidak pernah tahu dari mana asalnya. Rasanya benar-benar aneh.

Suatu malam suara itu datang dari suatu tempat di dekat lemari. Selanjutnya, ia akan muncul keluar dari sudut langit-langit.

Harapan apa pun yang aku miliki untuk memiliki kamarku sendiri akan hancur setiap kali ketika Ollie diam-diam menyelinap ke tempat tidur denganku. gemetar seperti orang gila. Dia akan menangkapku dan tidak akan pergi sampai hampir fajar. Sering kali aku memegang tangannya dan mengatakan kepadanya bahwa semuanya akan baik-baik saja, bahwa itu akan berakhir pagi … tetapi aku tidak pernah benar-benar yakin.

Seiring waktu, jeritan itu mulai berubah. Mula-mula hanya dengan jeritan kecil, tetapi akhirnya ia mengambil suara prima yang berseru-seru dari seorang primata yang meneriakkan peringatan kerasnya. Aku harus menggenggam bantal di telingaku hanya agar aku tidak menjadi tuli.

Ibu dan ayah tidak pernah mempercayaiku atau Ollie, pada dasarnya karena benda itu … apa pun itu … menolak untuk mengintip ketika mereka berada di kamar. Rupanya mereka bahkan tidak bisa mendengarnya melalui dinding meskipun sudah cukup keras!

Jeritan itu semakin memburuk sampai aku merasa tidak tahan lagi. Aku dan Ollie melakukan hal buruk di sekolah, kami tidak punya energi sama sekali. Aku bisa tidur lebih nyenyak dengan kepalaku disangga dan mata terbuka di tengah-tengah kelas daripada di kamarku sendiri di malam hari.

Kemudian, kamipun pindah rumah hampir satu tahun kemudian. Aku telah merenungkan segala macam hal, bahkan konsep bunuh diri anak-anak, untuk melepaskan diri dari kebisingan malam yang mengerikan.

Baca Juga :Permudah Hidup Dengan Jessica Method

Tidak ada masalah di rumah sebelah. Itu adalah rumah pemotong kue putih yang bagus di jalan buntu, dan kupikir normal. Terlebih lagi, ketika kami pindah ada tempat tidur susun yang menungguku dan Ollie. Tidak ada lagi tempat tidur yang rusak, tidak ada lagi tempat tidur kedua, aku akhirnya harus berbagi pula.

Satu-satunya masalah adalah memutuskan siapa yang akan mendapatkan tempat tidur atas.

Aku bilang Ollie aku pantas mendapatkannya. Setelah yang dia lakukan, aku mendapatkan tempat tidur baru kembali, dan dia merusaknya dengan memanjat di setiap malam.

“Apa?” Dia menggelengkan kepalanya, “Aku tidak pernah melakukan itu.”

Aku selalu bertanya-tanya mengapa suara itu berhenti pada saat aku berbagi tempat tidur. Sekarang akupun tau jawabannya.

Realita Dari Exorcist

Realita Dari Exorcist

ceritakisahdunia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Realita Dari Exorcist. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Realita Dari Exorcist.

The Exorcist adalah sebuah film horor Amerika Serikat yang diadaptasi dari novel tahun 1971 dengan judul yang sama karya William Peter Blatty, mengenai seorang gadis kecil yang kerasukan setan dan usaha nekat ibunya yang mencoba menyembuhkan putrinya lewat eksorsisme (ritual pengusiran setan) yang dilakukan oleh dua orang imam Katolik. Baik film maupun bukunya terinspirasi dari sebuah praktik eksorsisme yang tercatat pada tahun 1949 atas seorang bocah laki-laki berusia 14 tahun.

Film ini berkonsep sama dengan novelnya, dimana menggabungkan 3 skenario menjadi 1 keutuhan cerita yang berpusat pada kerasukan setan pada seorang gadis berumur 12 tahun bernama Regan MacNeil.

Berdasarkan novel, juga skenario karya William Peter Blatty berjudul sama, The Exorcist terinspirasi kisah nyata yang terjadi di Cottage City, Md. Sutradara merahasiakan fakta detil film ini selama bertahun-tahun, tapi ia memberi catatan pribadi yang disimpan para pendeta, dokter dan perawat yang terkait dengan eksorsisme.

Dalam pusat cerita, kita menemui seorang gadis berumur 12 tahun bernama Regan MacNeil yang kini mulai mendapat gejala aneh baik dari dirinya sendiri maupun di sekitarnya. Sang ibu, yaitu aktris Chris MacNeil yakin bahwa segala tanda tersebut hanyalah trauma dari perceraian antara Chris dan ayah Regan. Namun setelah dibawa ke berbagai dokter, justru keadaan Regan bertambah lemah. Seiring bergeraknya hari, tabiat Regan mulai berubah dan wajahnya berubah pucat dan mengerikan. Suaranya kadang bisa berubah menjadi suara laki-laki dan fenomena poltergeist sering terjadi di kamarnya. Segalanya bertambah parah saat sutradara film terbaru Chris MacNeil yang setuju untuk merawatnya sementara, ditemukan mati dengan brutal.

Dokter-dokter yang putus-asa, menyarankan Chris untuk meminta sebuah pengusiran setan yang dilakukan oleh pastor. Chris bermaksud menemui Bapa Karras yang dikenalinya sebagai pendeta juga psikiater. Setelah menemui Regan, Regan yang sedang setengah kerasukan mengaku bahwa ia memang dirasuki setan, tetapi bukan oleh setan biasa, melainkan oleh Iblis sendiri. Bapa Karras kemudian setuju untuk melakukan pengusiran setan dan kini meminta bantuan Gereja untuk mengirimkan seseorang yang lebih senior, maka Gereja memanggil Bapa Merrin untuk melakukan pengusiran setan bersama Bapa Karras karena Bapa Merrin sudah berpengalaman. Meskipun Gereja mengetahui kelemahan jantung Bapa Merrin yang membuat ia dibebas-tugaskan beberapa tahun lalu.

Baca Juga :Cerita Misteri Kelasku

Pada klimaksnya, Bapa Karras dan Bapa Merrin berusaha mengusir setan dari tubuh Regan dan setelah berkali-kali diberikan beban mental dan verbal pada mereka berdua, Bapa Merrin meninggal karena serangan jantung sebelum sempat menelan CPR miliknya. Bapa Karras yang melihat hal itu berusaha menolongnya namun terlambat. Bapa Karras mencekik Regan dan meminta kepada setan di dalamnya agar merasuki dirinya saja. Setan itu kemudian memasuki Bapa Karras yang kemudian menerjunkan dirinya sendiri ke jendela di lantai 2 itu, membuat tubuhnya terjatuh dan terguling di tangga curam dekat rumah tersebut dan meninggal.

Setelah akhir peristiwa tersebut, Regan dan Chris memutuskan untuk meninggalkan Washington dari segala trauma. Regan tidak mengingat sama sekali mengenai kejadian pengusiran setan darinya.

Template baruu-Recovered

Cerita Misteri Kelasku

Ceritakisahdunia.web.id Kelas di sekolah merupakan tempat dimana kita bisa bertemu dengan guru dan teman sekelas yang mewarnai kehidupan sekolah kita,namun apa yang terjadi apabila suasana di kelas tidak seperti yang kita harapkan,justru yang ada sosok makhluk yang tidak kita inginkan.Berikut adalah salah satu cerita teman kita tentang Kelasnya

Hidupku menjadi penuh ketakutan semenjak aku mengalami hal itu pada waktu aku msh muda, aku sering memikirkan kejadian pada waktu itu. Tidak ada yg percaya padaku meskipun aku menceritakannya berulang kali. Dan setelah menemukan web ini aku memutuskan menceritakannya disini agar aku dapat sedikit tenang…
————-
Semua itu berawal pada saat aku berumur kurang lebih 14 atau 15 entahlah, keluargaku pindah rumah karena ayahku mendapatkan pekerjaan dengan upah yg lebih baik dari pekerjaan sebelumnya dan seminggu kemudian kami menjual rumah kami dan menyewa apartemen yg tidak terlalu jauh dari tempat ayahku bekerja. Kami pindah rumah pada saat sekolah baru memasuki semester awal otomatis aku mendapatkan sekolah yg baru. Ketika waktu sekolah tiba, aku berjalan dengan gugup ke sekolah yg tidak jauh dari apartemenku. Diperjalanan aku tidak bertemu dengan anak anak sebaya denganku mungkin karena jam ku kesekolah sedikit berbeda dengan yg lain karena aku baru pindah ke sekolah yg baru dan itu membuatku kesulitan mencari teman baru karena aku orang yg pemalu. Saya tidak berbicara sama sekali kepada siapapun pagi itu karena terlalu malu, sayapun mengambil jadwal kelas dari dalam tasku dan mengecek kelas pertamaku. Ruang 104 Mata Pelajaran Matematika, aku mengecek denah sekolah yg sempat diberikan oleh orangtuaku tetapi tidak ada ruang 104 di denah tersebut dan disekitarku tidak ada petugas sama sekali. Akupun mulai panik karena tidak tau harus kemana. Aku menyadari bahwa ada denah yg lebih lengkap di sebuah papan yg cukup besar dan terdapat beberapa bentuk seperti ruang kelas tetapi tidak ada nomor ruangannya di setiap bentuk. Dibagian bawah terdapat tulisan “Ruangan 300 sampai 310 berada disebelah kiri dan ruangan 200 sampai 230 berada di bagian tengah” melihat tulisan itu secara logika akupun berpikir ruang 104 pasti berada di bagian kanan. Akupun berjalan di koridor yg panjang, disekelilingku sangat sepi karena murid murid disini sudah masuk ke kelasnya masing masing ketika aku sibuk melihat lihat denah sekolah. Aku bisa saja bertanya kepada petugas di meja informasi dimana kelasku berada tetapi aku terlalu malu dan memilih untuk mencarinya sendiri. Aku menyusuri koridor yg panjang dan sedikit mengerikan karena sangat sunyi lalu jalanku terhenti karena terhalang oleh dua pintu kayu yg terlihat sudah tua akupun mencoba mendorongnya tetapi tidak terbuka. Seperti ada yg salah, seperti bagian gedung ini tidak perlu dimasuki siapapun. Tetapi aku berpikir, mungkin ada yg secara tidak sengaja menguncinya atau doronganku kurang kuat.
Akupun mencoba untuk mendobraknya dengan pundakku dan terdengar suara riet seperti bunyi per besi yg sudah karatan lalu pintunya terbuka. Aku sadar bahwa ada baut yg terlepas karena kudobrak mungkin karena sudah karatan. Aku ketakutan karena bunyi riet besi di hari pertama membuatku sedikit berlari kearah koridor yg belum ku jelajahi dan mencoba mencari seseorang untuk bertanya tentang dimana posisi kelasku. Koridor ini dipenuhi debu dan terlihat sudah tua dengan loker loker yg terbuka dan tidak terpakai. Dadaku terasa sedikit pengap karena debu yg beterbangan di koridor ini. Ketika sedang melihat lihat sekitar aku tersadar bahwa ada tulisan angka yg tertulis dipintu pintu yg seperti kelas. Pintu didekatku tertulis angka “100” akupun mengecek kembali jadwal pelajaranku untuk memastikan nomor ruang kelas pertama ku. Ya dan itu “104”. Aku berjalan perlahan lahan menyusuri kelas sambil sedikit mengintip kedalam melalui jendela. Ruang 100, Kosong, Ruang 101, Kosong, Ruang 102, Kosong tetapi didalamnya terdapat kerangka manusia yg biasa digunakan untuk pelajaran sains tergantung diujung kelas dan itu cukup mengagetkanku. Ketika aku mengecek Ruang 103 (Kosong) aku mendengar suara bapak bapak dari dalam kelas selanjutnya (Ruang 104). Aku segera menuju ruang 104 dan mengintip melalui jendela ternyata penuh, banyak anak yg sedang memperhatikan kedepan dan didepan terdapat seorang paruh baya dengan kemeja coklat dan dasi kupu kupu yg kuperkirakan adalah seorang guru. Aku sedikit tidak percaya dan terdiam karena murid yg lain menggunakan seragam yg beda denganku, seperti seragam pada jaman dahulu dan kelas ini terlihat seperti film jadul atau pementasan drama jadul, guru itu berdiri disamping papan tulis yg berdebu.

Baca Juga : De Javu

Akupun mengesampingkan hal hal yg ganjil dan mulai mengetok pintu dan berpikir bahwa sekolah ini memiliki budget yg sedikit.
Guru itu tidak menyadari suara ketukan ku dan akupun mulai membuka pintu secara perlahan dan berjalan masuk. Murid lain tetap terpaku pada guru didepan dan tidak menghiraukanku yg baru saja memasuki kelas.

Akupun meminta maaf atas keterlambatanku dan beralasan bahwa aku tersesat pada saat mencari kelas ini, lalu aku mencari bangku yg kosong dan mulai mendudukinya. Aku merasa malu, pipiku terasa terbakar rasa malu karena aku harus sedikit mengganggu. Pikirku.
Beberapa detik kemudian guruku memulai pembelajaran seperti biasa. Nama guruku ialah Pak Telori. Dia mulai mencoret coret papan tulis dan menyuruh kami untuk menyelesaikan soal. Pembelajarannya terasa biasa saja kecuali fakta bahwa tidak ada yg menggunakan kalkulator untuk membantu menghitung. Disetiap aku mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan, Pak Telori selalu mengabaikanku dan menyuruh murid lain untuk menjawab.

Pembelajaran terasa sangat lama berakhirnya. Dan akupun merasa sangat bosan dan mengantuk. Aku hanya ingin pulang dan mengeluhkan kepada orang tuaku bahwa aku selalu diabaikan oleh guruku.
Akhirnya pembelajaran berakhir dan ketika aku keluar kelas aku merasa sangat lapar. Aku melihat jam tanganku dan kaget bahwa jam sekolah telah berakhir. Dan satu hari penuh hanya pelajaran matematika ??? Horor sekali. Akupun mulai membenci sekolah ini.

Aku berjalan santai menuju apartemenku dan terus berpikir tentang apa yg terjadi dari pagi tadi. Semuanya terasa aneh, tetapi aku harus segera terbiasa dengan sekolah baruku.

Sesampainya di rumah aku melihat ibuku sedang menelpon dan mukanya seperti kebingungan. Ketika ibuku mendengar aku pulang Ia memanggilku dan menunjukan muka marah lalu berbicara kepada org yg ditelpon untuk menunggu sebentar. Ibuku memarahiku karena telah melewatkan hari sekolah pertamaku.

Akupun kebingungan dan berkata kepada ibuku bahwa aku tadi seharian belajar disekolah, tetapi telpon dari sekolah mengatakan bahwa aku sama sekali tidak mengikuti pembelajaran di sekolah dan tidak melihatku lagi setelah aku melihat lihat denah sekolah. Akupun berkata bahwa aku diajari oleh Pak Telori di Ruang 104 sepanjang hari. Mungkin aku melewatkan registrasi ulang karena terlambat.

Ibuku melanjutkan menelpon ke sekolah dan mengatakan semua yg kukatakan kepada sekolah. Tiba tiba ibuku membeku dan muka ibuku berubah menjadi khawatir.
Ibuku mematikan telpon dan mengatakan padaku apa yg dikatakan sekolah.

Pak Telori sudah tidak bekerja lagi disekolah semenjak 40 tahun yg lalu. Dan juga Ruang 104 merupakan ruang kosong bekas tragedi penembakan di sekolah itu 40 tahun yg lalu. Dan pihak sekolah mengira bahwa aku sedang bercanda.
—————
Malamnya akupun mencari di internet tentang berita penembakan disekolahku dan ternyata itu benar. Aku menemukan berita lama yg berisi tentang pembunuhan massal.
Seorang lelaki yg mengamuk memasuki sekolah dengan senjata api dan mulai menembaki semua yg ada dikelas hingga tidak tersisa. Dia menutup pintu dan mulai membunuh semua org yg ada dikelas matematika. Ada sebuah foto jadul yg menunjukkan tempat penembakan itu terjadi dan ternyata aku menyadari bahwa itu Ruang Kelas 104.

Ada juga foto foto korban penembakan. Dan aku menyadari bahwa semua korban sama persis dengan Pak Telori dan murid murid yg ada dikelas tempat aku menghabiskan seharian belajar matematika.

Jantungku seperti berhenti berdetak. Dan akupun jatuh sakit. Merinding hingga menusuk ke tulang untuk beberapa saat.
Setelah hari itu akupun pindah sekolah.
————-
Sekarang sudah bertahun tahun berlalu dan aku telah menuliskan apa yg terjadi kepadaku tetapi tetap tidak ada yg percaya. Alasannya, kenapa sekarang ?
Kemarin aku mendapatkan surat. Tidak ada alamat, surat itu tiba tiba sudah berada didepan pintu rumahku. Isinya tentang undangan reuni kelas, dengan tanda tangan guru lamaku…

Pak Telori

1 2 3 4 5