Perjuangan-Mery-Riana-Mimpi-Sejuta-Dollar

Perjuangan Mery Riana Mimpi Sejuta Dollar

ceritakisahdunia – Merry Riana, namanya sudah tidak asing di telinga, termasuk para generasi milenial. Wajahnya kerap wara wiri, baik itu sebagai motivator, bintang tamu, dan pembawa acara salah satu program di stasiun televisi swasta. Wanita cantik ini juga aktif di media sosial, terutama Instagram dengan kata-kata motivasi dan inspiratif bagi banyak orang.

Kesuksesan Merry Riana saat ini merupakan buah dari kerja keras dan semangat yang tinggi dalam menggapai mimpi-mimpinya. Nama Wanita kelahiran Jakarta, 29 Mei 1980 itu melambung saat buku biografi yang berjudul “Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar” karya Alberthiene Endah laris manis hingga menjadi best seller.

Buku ini menceritakan keberhasilan Merry Riana meraup 1 juta Dolar Singapura di usia 26 tahun. Hingga akhirnya, buku terlaris ini diangkat ke layar lebar dengan judul film yang sama.

Merry Riana kerap membagikan kisah hidup, perjalanan karier, perjuangan, dan pengalamannya tinggal di negara lain demi bertahan hidup untuk menginspirasi banyak orang. Buat yang penasaran dan ingin mengenal lebih jauh sosok Merry Riana ‘Wanita Sejuta Dolar,” berikut ulasannya.

Berasal dari Keluarga Sederhana

Berasal-dari-Keluarga-Sederhana

Jika banyak miliarder atau konglomerat terlahir dari keluarga kaya, lain halnya dengan Merry Riana. Wanita berdarah Tionghoa-Indonesia ini berasal dari keluarga sederhana. Lahir dari pasangan Suanto Sosrosaputro dan Lynda Sanian. Ayah Merry awalnya seorang pegawai biasa yang memutuskan berhenti bekerja dan merintis usaha. Sementara sang ibu berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

Merry kecil mulai menempuh pendidikan di Sekolah Dasar Don Bosco Pulomas yang terletak di sebuah pemukiman wilayah ujung Jakarta Timur dan berbatasan dengan Jakarta Utara. Kemudian melanjutkan pendidikan ke SMP Santa Ursula, Jakarta Pusat dan menamatkan jenjang pendidikan menengahnya di sekolah katolik khusus perempuan, SMA Santa Ursula, Jakarta Pusat.

Terbang ke Singapura

Terbang-ke-Singapura

Setelah lulus SMA, awalnya Merry ingin meneruskan studinya ke Universitas Trisakti, Jakarta. Wanita yang masih berusia 18 tahun saat itu sudah berniat mengambil jurusan kuliah Teknik Elektro karena mengidolakan sang ayah yang dianggapnya seperti MacGyver, yakni tokoh film yang memiliki karakter cerdik dan serba bisa.

Sayangnya, angan-angan itu tinggal kenangan. Saat tahun kelulusan SMA, ada tiga peristiwa bergejolak yang melanda negeri ini, tepatnya di tahun 1998, antara lain, krisis moneter, kerusuhan besar, dan lengsernya Presiden ke-2 Soeharto yang menandai pergantian era dari order baru ke era reformasi.

Lantaran khawatir dan demi keamanan sang anak, orangtua mengirim Merry kuliah di Singapura. Ia terdaftar sebagai mahasiswa jurusan Teknik Elektro di Universitas Teknologi Nanyang (Nanyang Technological University (NTU), Singapura. Menurut Merry, saat itu ia merasa berada di dalam sebuah film perang. Di mana ia diminta pergi meninggalkan Indonesia agar selamat.

Kuliah dari Uang Pinjaman

Kalau ada yang beranggapan, Merry bisa kuliah dengan tenang karena memiliki uang untuk biaya pendidikan dan hidup di Singapura, itu salah besar. Istri dari Alva Christopher Tjenderasa ini kuliah di Singapura dengan biaya pas-pasan, bahkan cenderung kurang. Maklum semuanya serba terburu-buru, sehingga tak ada persiapan saat harus hijrah ke negeri orang. Begitupun soal kemampuannya berbahasa Inggris, karena ia sempat gagal dalam tes Bahasa Inggris.

Di tengah kemelut kondisi keuangan, Merry ikut program pinjaman pelajar dari pemerintah Singapura. Kredit pendidikan ini memang banyak diterapkan di negara lain agar memperoleh pendidikan layak. Tapi namanya pinjaman atau utang, Merry harus mengembalikannya.

Total jenderal utang yang dipinjam Merry sebesar 40 ribu dolar Singapura. Sadar dengan tumpukan utang yang harus dicicil, dan agar tetap bertahan hidup di negeri Singa, Merry terpaksa bekerja paruh waktu mulai dari sebagai penyebar brosur, menjaga toko bunga, dan pekerjaan lainnya. Saat itu, uang saku Merry hanya sebesar 10 dolar Singapura per minggu sehingga kadang dirinya harus menahan rasa lapar dengan berpuasa.

Tak ingin seperti ini terus, Merry memutar otak, berpikir keras, dan menancapkan tekad untuk bebas dan merdeka secara finansial saat usianya menginjak 30 tahun. Hal ini ia niatkan ketika berumur 20 tahun.

Terjun ke Dunia Bisnis dan Sempat Rugi

Tekad saja tidak cukup, harus ada realisasi. Mimpi besar itu seperti menemukan jalan untuk mewujudkannya. Merry berpikir bila hanya menempuh karier sesuai pendidikannya dan bekerja di sebuah perusahaan teknologi, maka ia baru bisa membayar pinjaman tersebut setelah 10 tahun bekerja.

Dengan status mahasiswa, ia memberanikan diri terjun ke dunia bisnis Multi Level Marketing (MLM). Bukannya untung, malah buntung dengan kerugian sebesar 200 dolar Singapura. Sudah jatuh tertimpa tangga, ini juga yang dirasakan Merry. Ia kembali mencetak rugi yang membuatnya kehilangan fulus 10 ribu dolar Singapura saat menjajal peruntungan di investasi saham.

Meski hidup pas-pasan dan dirundung kemalangan karena bisnisnya tak untung, Ibu dari dua orang anak ini mampu menyelesaikan studinya tepat waktu menjadi seorang Insinyur Teknik Elektro.

Baca Juga :Perjalanan Hidup Rachel Vennya Dalam Berkarir

Mulai Mereguk Sukses

merry-riana

Jalan menuju kesuksesan mulai terbuka bagi Merry Riana usai lulus dari bangku kuliah. Dewi fortuna berpihak padanya. Tepatnya di tahun 2002, ia bergabung dengan sebuah perusahaan keuangan sebagai Konsultan Finansial. Profesinya juga mengharuskannya menjual berbagai macam produk keuangan, seperti asuransi dan kartu kredit.

Di awal kariernya ini, Merry merasa kesulitan melakukan komunikasi dengan klien di Singapura menggunakan Bahasa Mandarin. Namun ia tidak menyerah dan terus belajar. Berkat ketekunan dan kerja keras hingga belasan jam per hari, ia sukses meraup lebih dari 200 ribu dolar atau sekitar Rp2 miliar (kurs Rp10.000 per dolar Singapura).

Dengan penghasilan tersebut, ia mampu melunasi kredit pendidikannya senilai 40 ribu dolar Singapura. Selain itu, mendirikan perusahaan jasa keuangan bernama Merry Riana Organization (MRO) di tahun 2004. Selang 2 tahun kemudian, Merry sudah menghasilkan 1 juta dolar Singapura atau sekitar Rp10 miliar. Saat itu, usianya baru 26 tahun. Kini, pendapatannya terus melambung seiring bisnis yang semakin berkembang.

Untuk menumpahkan kisah perjuangan, pengalaman hidup, Merry menulis buku berjudul “A Gift from A Friend yang mendulang sukses karena begitu menginspirasi. Sebab ia berhasil mewujudkan mimpinya merdeka secara finansial sebelum usia 30 tahun.

Dikenal sebagai Motivator Nomor Wahid Se-Asia

Kisah penuh inspiratif dari seorang Merry Riana membuat Alberthiene Endah tertarik untuk menuangkannya menjadi sebuah buku. Berjudul “Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar,” buku ini terbit pada akhir tahun 2011. Begitu dilempar ke pasaran, buku tersebut sukses menjadi best seller.

Saking suksesnya, buku ini diangkat ke layar lebar dengan judul yang sama garapan Hestu Saputra di bawah MD Pictures. Film yang dibintangi oleh Chelsea Islan, Dion Wiyoko, dan Kimberly Ryder, serta Ferry Salim tersebut rilis di tahun 2014 dan berhasil membius penonton dengan cerita yang menginspirasi.

Setelah 16 tahun di Singapura, Merry Riana pulang ke Tanah Air dengan niat mulia, yakni berbagi ilmu sehingga bisa membuat hidupnya dan banyak orang lebih berarti. Saat ini, Merry Riana dikenal publik seorang motivator hebat. Motivator nomor satu di Indonesia maupun di Asia. Ia juga merupakan pengusaha, influencer, dan educator. Miliarder ini pun mendirikan sebuah pusat pengembangan diri bagi anak-anak usia 9-19 tahun bernama Merry Riana Learning Center (MRLC).

Keterbatasan Bukanlah Halangan untuk Sukses

Merry Riana merupakan salah satu tokoh yang bisa dijadikan contoh generasi milenial atau anak muda zaman now. Keterbatasan dalam hal apapun, termasuk materi bukanlah halangan untuk kamu meraih kesuksesan. Dengan tekad kuat, aksi nyata, pantang menyerah, dan selalu berpikir positif untuk maju, akan membantumu menggapai mimpi. Tak ada kata tidak mungkin bagi orang yang mau berusaha, dan terus belajar.

Kesuksesannya Bill Gates Menjadi Inspirasi

Kesuksesannya Bill Gates Menjadi Inspirasi

ceritakisahdunia – Jika anda pengguna perangkat lunak Microsoft, anda perlu mengetahui siapa di balik kesuksesan sistem perangkat lunak terbesar di dunia ini. Banyak dari kita yang menggunakan Microsoft untuk mempermudah pekerjaan kita yang berhubungan dengan komputer. Microsoft dibangun oleh Bill Gates bersama sahabatnya Paul Allen pada 4 April 1975. Melalui Microsoft, Bill Gates selalu masuk sebagai jajaran orang terkaya di dunia.

Biografi Bill Gates menarik untuk kita simak. Kisah-kisah perjalanannya menuju kesuksesan membuat kita bersemangat untuk meraih kesuksesan dengan cara kita sendiri. Dalam biografi Bill Gates kita dapat meneladani sikap berbaginya terhadap sesama.
Simak Biografi Bill Gates yang berhasil kami rangkumkan untuk anda. Dalam biografi Bill Gates ini dijelaskan mengenai awal mula ketertarikan Bill terhadap komputer hingga ia sukses berkat passion yang ia punya.

Bill Gates merupakan seorang ahli teknologi, pebisnis, dan filantropis. Ia tumbuh besar di Seattle, Washington, dengan keluarga yang luar biasa suportif yang mendorong minatnya pada komputer sejak usia dini. Bill Gates memutuskan untuk putus kuliah demi mengembangkan Microsoft bersama teman masa kecilnya Paul Allen. Bill menikahi Melinda French pada tahun 1994 dan dikaruniai tiga anak. Saat ini, Bill dan Melinda Gates memimpin yayasan amal yang diberi nama Bill & Melinda Gates Foundation mereka bekerja bersama untuk berbagi pada masyarakat.

Baca Juga : Ini Kisah Jack Ma Besarkan Alibaba

Minat Pada Komputer
Bill Gates lahir di Seattle, Washington pada 28 Oktober 1955 dengan nama William Henry Gates III. Ayahnya William Henry Gates II merupakan seorang pengacara terkenal di Seattle, ibunya Mary Maxwell Gates merupakan seorang dewan regensi University of Washington dan presiden wanita pertama United Way King County. Bill Gates tumbuh bersama kakak perempuannya Kristanne, dan adik perempuan bernama Libby.

Sejak kecil Bill telah menampakkan ketertarikannya pada dunia komputer. Perkenalannya pada komputer adalah saat ia berusia 13 tahun di mana saat itu disekolahnya, Lakeside School membeli perangkat terminal Teletype Model 33 ASR dan beberapa komputer General Electric (GE) untuk para siswa. Program komputer pertama yang ia tulis saat itu menggunakan bahasa pemrogaman BASIC.

Bill kemudian mempelajari sistem lain seperti sistem minikomputer DEC PDP, khususnya PDP-10 yang dimiliki oleh Computer Center Corporation (CCC). Namun Penggunaan komputer PDP-10 ini dibatasi waktu sehingga Gates bersama beberapa temannya seperti Paul Allen, Ric Welland, dan Kent Evans, memutuskan untuk mengembangkan sebuah bug pada sistem operasi tersebut untuk memperoleh waktu tambahan dalam penggunaan komputer. Namun mereka tertangkap tangan dan akhirnya dilarang oleh CCC untuk mengakses sistem itu selama musim panas. Karena kemampuan mereka dalam memahami bahasa pemrograman CCC akhirnya mempekerjakan mereka untuk menulis program pembayaran gaji dalam bahasa COBOL dengan tambahan imbalan hak akses ke komputer perusahaan.

Kesempatan ini dimanfaatkan Bill untuk mengembangkan kemampuannya dalam pemrograman computer. Pada 1973 Bill lulus dari Lakeside School dengan nilai yang memuaskan. Ia diterima di Harvard College. Selama kuliah Bill selalu menghabiskan waktu dengan computer kampusnya. Saat MITS Altair 8800 berbasis CPU Intel 8080 diluncurkan, Bill dan Paul Allen melihat ini sebagai kesempatan emas untuk memulai usaha perangkat lunak sendiri. Bill kemudian membicarakan niatnya untuk membangun usaha perangkat lunak ini kepada orang tuanya yang kemudian didukung sepenuhnya oleh kedua orang tuanya.

Membangun Microsoft

Bill Gates memutuskan untuk meninggalkan bangku kuliahnya dan mulai memfokuskan dirinya untuk membangun Microsoft bersama sahabatnya Paul Allen. Awalnya Microsoft didirikan untuk mengembangkan dan menjual penerjemah BASIC untuk Altair 8800. Perusahan ini berhasil mendominasi pasar sistem operasi komputer pribadi dengan MS-DOS-nya pada pertengahan 1980-an, diikuti dengan jajaran sistem operasi Microsoft Windows. Hingga saat ini Microsoft masih menjadi pelopor sistem operasi komputer di dunia. Microsoft juga telah melakukan akuisisi perusahaan. Kesuksesan Microsoft membuat Bill Gates meraup banyak keuntungan berupa materil.

Bill Gates sempat tersandung masalah dalam bisnisnya. Pada 1990 Bill dituntut Departemen Keadilan Amerika Serikat karena melakuan monopoli terhadap perusahaan-perusahaan kecil. Pada 1999 ia juga sempat tersandung masalah undang-undang bisnis di Amerika Serikat. Namun kasus-kasus yang ia hadapi tak sampai membuat usahanya hancur, malah Microsoft semakin berkembang pesat hingga saat ini.

Saat Bill dan Paul Allen membangun Microsoft, mereka memiliki misi “sebuah komputer di setiap desktop dan di setiap rumah” awalnya tampak tidak masuk akal bagi kebanyakan orang. Namun saat ini, nampaknya visi mereka telah terwujud. Bill selalu bersemangat bekerja di Microsoft dan akan selalu terlibat dengan perusahaan, termasuk perannya sekarang sebagai anggota dewan dan penasihat teknologi.

Menjadi Filantropis

Pada tahun 2000 Bill dan Istrinya Melinda membangun sebuah yayasan amal bernama Bill and Bill, bersyukur yayasan dan banyak mitranya membantu orang-orang di seluruh dunia untuk hidup lebih sehat dan lebih produktif. Melalui yayasan tersebut Bill membantu 20.000 orang untuk melanjutkan kuliah.

Pada 2002 yayasan ini berhasil menyelesaikan upaya membantu memasang 47.000 komputer di 11.000 perpustakaan di 50 negara bagian. Sembilan puluh lima persen perpustakaan memiliki komputer dengan akses Internet, naik dari 27 persen pada tahun 1996. Tahun 2010 Bill dan Melinda menjanjikan $ 10 miliar selama 10 tahun ke depan untuk membantu meneliti, mengembangkan, dan memberikan vaksin negara-negara termiskin di dunia. Pada 2013 Bill membantu 5,5 miliar dolar untuk memberantas polio pada tahun 2018. Saat ini India disertifikasi bebas polio oleh Organisasi Kesehatan Dunia, hanya menyisakan tiga negara yang tidak pernah bebas dari penyakit ini.

Hingga saat ini Bill dan Melinda terus melakukan kegiatan-kegiatan amalnya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kedermawanan Bill Gates juga banyak diapresiasi banyak pihak. Pada November 2006, ia dan istrinya diberi penghargaan Order of the Aztec Eagle atas aktivitas filantropi mereka di seluruh dunia dalam bidang kesehatan dan pendidikan, terutama pada Oktober 2009, Gates meraih 2010 Bower Award for Business Leadership dari The Franklin Institute atas pencapaiannya dalam bisnis dan aktivitas filantropinya. Pada tahun 2010, ia memperoleh Silver Buffalo Award dari Boy Scouts of America, penghargaan tertinggi untuk orang dewasa, atas jasanya kepada para pemuda.

Demikian biografi Bill Gates yang dapat dirangkum secara singkat. Di balik kesuksesan Microsoft hingga sebesar ini ada pengorbanan dan tenaga yang dicurahkan sang pendirinya Bill Gates. Dengan membaca biografi Bill Gates kita dapat mengambil contoh semangat dan kedermawanan hati seorang Bill Gates. Dalam biografi Bill Gates ini pula kita dapat mengambil pelajaran bahwa bila kita mempunyai passion terhadap sesuatu, maka kita perlu mengembangkan passion tersebut.

Ini Kisah JacIni-Kisah-Jack-Ma-Besarkan-Alibabak Ma Besarkan Alibaba

Ini Kisah Jack Ma Besarkan Alibaba

ceritakisahdunia – Jack Ma berhasil menduduki peringkat satu daftar orang terkaya di China tahun 2019 versi Forbes. Kekayaan Ma berhasil diperolehnya dari mendirikan dan menjalankan perusahaan e-commerce Alibaba. Menurut laporan E-commerce Business China, Alibaba yang adalah salah satu merek e-commerce yang terkenal di dunia, didirikan pertama kali pada bulan Juni 1999. Sebelum mendirikan Alibaba, Ma bekerja sebagai guru bahasa Inggris.

Jack Ma mendirikan Alibaba bersama dengan 18 mitranya di sebuah apartemen kecil di Hangzhou. Kemudian pada bulan oktober, Alibaba memperoleh modal ventura pertama sebesar US$ 5 juta. Penggalangan dana itu dipimpin oleh Fidelity Investment.

Selanjutnya pada tahun 2000, Alibaba meluncurkan Chinese Suppliers yang menyediakan layanan e-commerce untuk perusahaan menengah dan sedang. Pada tahun-tahun selanjutnya, bisnis Alibaba makin berkembang hingga ke luar negeri, dan meluncurkan layanan International TrustPass pada Maret 2003.

Dua bulan kemudian, pada Mei, situs belanja Taobao lahir. Dalam 20 hari awal peluncurannya, pengunjungnya sudah mencapai 10.000 orang. Pada bulan Oktober, sistem pembayaran online Alipay dirilis, dan dengan platform pembayaran yang bermanfaat ini, Alibaba berhasil mencapai pendapatan harian sebesar 1 juta yuan.

Pada Januari 2004, total turnover Taobao mencapai 34 juta yuan, dengan pengunjung harian 3 juta orang, dan menjual 800.000 item. Platform ini bahkan memiliki anggota lebih dari 230.000 orang. Pada bulan Juni di tahun yang sama Taobao meluncurkan Alitalk, alat pengiriman pesan instan untuk pembeli dan penjual.

Pada Desember 2004, Alipay dipisahkan dari Taobao dan mulai beroperasi secara mandiri. Setahun kemudian Alipay berhasil tumbuh menjadi platform prmbayaran besar dan Taobao berhasil menjadi platform belanja online terbesar di Asia. Pada bulan Agustus tahun yang sama, Alibaba Group mengakuisisi Yahoo China dan menjadikannya mesin pencari utama bagi milyaran pengguna China.

Baca Juga : Kisah Perjuangan Sastia Prama Putri Menjadi Peneliti Kelas Dunia

Pada Mei 2006, Taobao Mall didirikan. Ini merupakan situs belanja online lainnya yang diluncurkan Alibaba. Kemudian pada Januari 2007, Ali Software didirikan di Shanghai, yang berarti Alibaba telah memasuki bidang perangkat lunak perdagangan. Pada November 2007, Alibaba go public di Hong Kong.

Pada bulan Mei 2008, bersama dengan Softbank, Alibaba mendirikan perusahaan patungan (joint company) untuk memperluas pasar Jepang. Pada Agustus 2008, pengguna terdaftar telah meningkat menjadi 100 juta orang, volume perdagangan harian juga meningkat menjadi lebih dari 450 juta dan transaksi harian lebih dari 2 juta.

Pada 2014, Alibaba melakukan initial public offering (IPO) di New York, IPO ini mencetak rekor sebagai penawaran saham publik terbesar di dunia, mengumpulkan US$ 25 miliar.

Baca:Sadis! Ini 5 Orang Terkaya di India Berharta Rp 1.500 Triliun

Kekayaan bersih Alibaba per 14 Oktober 2019 adalah US$ 440,03 miliar, mengutip Macro Trends.

Ma yang mengundurkan diri sebagai CEO Alibaba pada September lalu, diketahui memiliki emat kunci utama dalam membangun Alibaba. Pertama adalah untuk memiliki sikap gigih.

“Ada banyak orang yang lebih pintar dan lebih rajin dari kita, tetapi mengapa kita mendapat banyak uang sementara yang lain tidak? Alasan pentingnya adalah kegigihan.” Katanya.

Ketiga alasan lainnya adalah memiliki kepercayaan, mau belajar, dan melakukan hal-hal yang benar dengan cara yang benar.

Kisah-Perjuangan-Sastia-Prama-Putri-Menjadi-Peneliti-Kelas-Dunia

Kisah Perjuangan Sastia Prama Putri Menjadi Peneliti Kelas Dunia

ceritakisahdunia – Berikut merupakan kisah perjuangan Sastia menjadi peneliti kelas dunia. Mari kita simak secara saksama.

Sastia Prama Putri merupakan seorang ahli peneliti perempuan dengan spesailisasi riset mikrobiologi. Perjuangannya berawal dari studinya di ITB, dan ia melanjutkan program magister sekaligus menjadi master di jepang dengan beasiswa penuh.

1. Sastia mengawali perjalanan kariernya di Jepang setelah mendapat fellowship di bidang Bioteknologi dari UNESCO

Setelah lulus sebagai sarjana Biologi ITB tahun 2004, awalnya Sastia tidak memiliki keinginan untuk melanjutkan studi apalagi menjadi seorang peneliti. Namun, ia menemukan minatnya dalam penelitian setelah mendapat pengalaman riset di Jepang.

Tahun 2004, Sastia berhasil mendapat fellowship dari pemerintah Jepang untuk mengikuti UNESCO Postgraduate Inter-University Course di bidang Bioteknologi. Di sana ia dibimbing selama satu tahun oleh Prof. Nihira, seorang ahli antibiotik dari mikroba.

2. Menjadi satu-satunya orang Indonesia dalam lab, Sastia memiliki ambisi untuk mengharumkan nama Indonesia

Saat berada di Jepang pertama kalinya, Sastia tentu mengalami rasa gugup dan takut. Terlebih karena dirinya adalah orang Indonesia pertama yang berada di laboratorium penelitian tersebut.

“Aku merasa gak boleh jelekin nama baik indonesia. Jadinya, waktu awal-awal aku sudah download 20 paper dan aku baca semua dalam waktu satu minggu. Profesornya kaget dan di situ first impression-ku sudah bagus,” cerita Sastia.

Ia juga menjelaskan bahwa memang jurnal penelitian di Jepang lebih beragam daripada di Indonesia. Hal ini membuatnya semakin bersemangat untuk belajar.

Baca Juga : Kisah Ika Jadi Relawan Sopir Ambulans COVID-19

3. Berkat potensinya, ia lalu mendapat beasiswa penuh dari pemerintah Jepang untuk memperoleh gelar S2 dan S3 dalam kurun waktu 3,5 tahun

Berkat potensi dan minat besar Sastia, ia mendapat tawaran program beasiswa penuh dari pemerintah Jepang untuk memperoleh gelar S2 dan S3. Apabila jenjang S2 dan S3 biasanya ditempuh dalam 5 tahun, Sastia bisa memperolehnya dalam kurun waktu 3,5 tahun.

“Banyak yang bilang aku lancar banget kuliah S2 dan S3 nya, tapi sebenarnya gak juga. Waktu itu aku masih muda, jadi masih semangat untuk cepat selesai. Fokusnya kerja keras agar bisa lulus karena waktu itu kan dapat beasiswa. Jadi, sebisa mungkin jangan buang waktu,” ungkapnya.

Sastia akhirnya berhasil meraih gelar master di pertengahan tahun 2010. Hal ini menjadikannya lulusan pertama yang memperoleh gelar PhD dalam waktu 1,5 tahun dalam Frontier Biotechnology Program.

4. Ketika sidang, ia tengah mengandung 8,5 bulan. Menurutnya, pengalaman inilah yang jadi titik terberatnya dalam memperoleh gelar master

Ada kisah menarik di balik kisah sukses Sastia mendapat gelar PhD dalam waktu 1,5 tahun. Ternyata, menjelang persiapan sidang, ia tengah mengandung 8,5 bulan!

Sang profesor sempat menawarkan dirinya agar fokus beristirahat hingga melahirkan, kemudian melanjutkan sidangnya sebulan setelah melahirkan. Namun, Sastia memilih untuk tetap melanjutkan studinya sesuai rencana. “Waktu ambil PhD juga, saya lagi hamil hampir 9 bulan. Jadi saya dapat ujian mental dan fisik. Benar-benar berjuang maksimal hingga akhir,” ungkapnya.

5. Gak ada kata pulang sebelum menang! Yuk, tantang diri sendiri untuk gak berhenti berjuang!

Kini, Sastia menjadi asisten profesor di Osaka University. Ia juga aktif di berbagai perkumpulan akademisi, terutama di International Metabolomics Society sebagai Board Member dan ForMind (sebuah perkumpulan saintis muda di Indonesia). Dari perjalanannya, ia tahu bahwa menjadi seorang peneliti bukan hal yang mudah. Namun, ia percaya bahwa setiap tantangan harus dilalui untuk mendapat keberhasilan.

“Pembelajaran yang paling berat itu melawan diri sendiri dan itu yang harus kita ingat. Kalau menurut saya, kenapa saya gak boleh berhenti? Karena itu ujian yang berat dan memang harus dilewati. Istilahnya, gak ada kata pulang sebelum menang!” tutupnya.

Kisah-Ika-Jadi-Relawan-Sopir-Ambulan- COVID-19

Kisah Ika Jadi Relawan Sopir Ambulans COVID-19

ceritakisahdunia – Berikut merupakan ulasan dari kisah perjuangan Ika untuk menjadi relawan sopir ambulans Covid-19. Penasaran kan? ayo simak artikel berikut.

Angka kasus virus corona atau COVID-19 di Tanah Air hari demi hari kian bertambah. Tak heran, tenaga medis atau pun nonmedis yang terjun langsung untuk menangani pasien, harus bekerja ekstra demi menyelamatkan Indonesia.

Situasi ini pun memanggil orang-orang turut bergabung menjadi relawan untuk berjuang melawan COVID-19. Salah satunya Ika Dewi Maharani. Ika merasa terpanggil untuk bisa memberikan sumbangsih dalam penanganan virus corona. Dia pun mendaftar menjadi relawan, dan terpilih menjadi satu-satunya sopir perempuan ambulans COVID-19.

1. Punya kemampuan menyetir, Ika terpanggil untuk melayani masyarakat

Ika berkata, bermodalkan kemampuan menyetir, ia ingin melayani masyarakat di saat pandemi ini. Ia mengaku menjadi suka rela karena panggilan hati.

“Saya basic perawat, jadi pas saya sesuai dengan panggilan hati, dengan kemampuan yang saya punya, saya harus melayani,” ujar Ika dalam konferensi pers live streaming di channel BNPB Indonesia, Jakarta, Kamis (16/4).

2. Ika bertugas sebagai sopir ambulans di RS Universitas Indonesia

ka sebenarnya adalah warga Maluku Utara yang kuliah di Surabaya. Ia tergabung dalam asosiasi profesi perawat, Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI).

Saat ini, Ika bertugas menjadi sopir ambulans di Rumah Sakit (RS) Universitas Indonesia. Selama bertugas, ia tinggal di mes yang disediakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca Juga : 5 Kasus Pembunuhan Paling Misterius yang Belum Terpecahkan

3. Ternyata menjadi sopir ambulans bukan hal mudah, banyak orang tidak peka

Sebagai orang yang memiliki basic perawat, menangani pasien di rumah sakit menjadi hal biasa baginya. Namun, lain halnya dengan peran sebagai sopir ambulans yang harus mengantarkan pasien ke rumah sakit.

Dia mengaku, menjadi sopir ambulans merupakan pengalaman pertama dalam hidupnya.
“Untuk ambulans baru pertama kali di dalam hidup saya, tapi ya gitu, ternyata di ambulans tidak semudah yang kita bayangin,” kata Ika.

Misal saja, lanjutnya, saat dia sedang berada di perjalanan menjemput atau mengantar pasien, orang-orang di jalan cenderung tidak peka untuk memberikan jalan. Padahal, suara sirine yang kencang meraung-raung.

“Ya untung ada orang dengan kesadaran memberikan jalan, jadi kita tetap dengan cepat membawa pasien ke tempat yang dirujuk,” dia melanjutkan.

4. Cemas dan takut terinfeksi COVID-19 selalu membayangi, tapi dilawan demi kemanusiaan

Tidak dapat dipungkiri, tugasnya menjadi sopir ambulans COVID-19 memiliki risiko tersendiri. Salah satunya risiko terinfeksi COVID-19 saat mengantarkan pasien dalam pengawasan (PDP) atau pun pasien positif.

Untuk itu, keamanan adalah kunci utama dalam menjalankan tugas. Menggunakan alat perlindungan diri (APD) menjadi wajib baginya sebelum berangkat bertugas. Itu dilakukan agar orang yang berada di dalam ambulans aman.

Tapi meski telah menggunakan APD, ia bercerita, masih ada perasaan takut di dalam dirinya. Namun, rasa cemas dan takut berusaha ia halau dengan mengutamakan semangat kemanusiaan. Itulah yang terus menjadi motivasinya untuk menjalankan tugas.

“Rasa takut ada pasti, cuma ini harus kita lihat lagi, ini adalah tugas bagi kita sebagai relawan medis, kita harus menangani pasien dari awal sampai akhir pasien itu kita harus tangani,” ujar dia.

5. Ika menjalani waktu kerja selama 12 jam sehari

Ika menjalankan tugas dalam waktu 12 jam sehari. Guna menjaga imunitas tubuh untuk melawan virus corona, ia selalu menyempatkan diri makan teratur dan istirahat yang cukup.

“Shift pagi dari jam 7 sampai jam 7 malam, itu pertama harus makan dulu. Selesai absen kita makan, ada panggilan untuk kita rujuk, setelah itu selesai, baru kita makan, yang penting makan harus sehari tiga kali, multivitamin, dan susu,” kata dia.

Dengan usaha terbaiknya mengabdikan diri sebagai rewalan COVID-19, Ika berharap pandemi virus corona tersebut dapat segera berakhir.

“Dengan kita mengabdikan diri sebagai relawan kita harap penanggulangannya ini semakin cepat, jadi bencana ini cepat akan berakhir,” ujar Ika.

 

Sungguh luar biasa bukan perjuangan Ika menjadi relawan supir ambulans. Mari kita doakan bersama-sama agar pandemi ini cepat berlalu.

Perjuangan Bayi Melawan Patau Syndrome

Perjuangan Bayi Melawan Patau Syndrome

ceritakisahdunia.web.id Banyak yang gak tahu soal Patau Syndrome,Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Perjuangan Bayi Melawan Patau Syndrome. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Perjuangan Bayi Melawan Patau Syndrome

Apa itu penyakit Patau Syndrome? Bagi Anda yang tidak banyak menggeluti dunia kesehatan mungkin masih bertanya-tanya sebenarnya penyakit apa ini. Dalam hal ini perlu di ketahui bahwasanya Patau Syndrome bukanlah sembarangan penyakit. Bahkan, Patau Syndrome tergolong penyakit yang bisa menyebabkan kematian dalam waktu dekat bagi penderitanya.

Patau Syndrome ini di sebut juga dengan penyakit trisomi 13. Secara lebih gamblang, bisa di sebut juga sebagai salah satu penyakit genetik yang kadang di alami seorang bayi karena adanya kelainan kromosom. Bagi bayi yang sudah telanjur mengalaminya, pada umumnya akan meninggal dalam waktu dekat, bahkan di bulan-bulan pertama.

Hal ini sudah di buktikan dalam survei bahwasanya para penderita patau Syndrome 82 % bayi di antaranya memang meninggal di bulan pertama kelahiran mereka. Tentu saja merupakan sebuah keajaiban ketika bayi dengan kondisi yang mengalami trisomi 3 bisa bertahan hidup selama berbulan-bulan lamanya. Dan hal tersebut masuk dalam golongan minoritas.

Dalam hal ini, pada survei di sebutkan baha hanya sekitar 5-10 % saja mereka dengan kondisi trisomi 13 bisa bertahan hingga kurun waktu satu tahun lamanya. Akan tetapi, meski telah di buktikan dalam berbagai penelitian dan survei, ada salah seorang bayi yang telah membuktikan bahwasanya dia kuat dan tidak hanya berhenti pada perjuangan satu bulan saja dengan kondisi trisomi 13.

Baca Juga : Kisah Menangkap Dunia Tanpa Telapak Tangan

Bayi kuat ini bernama Adam. Adam di lahirkan dengan kondisi sebagaimana telah di jabarkan di atas, yakni mengalami patau Syndrome. Namun, Adam bisa di sebut sebagai salah satu bayi hebat yang sangat kuat karena berhasil bertahan hidup dengan trisomi 13 nya hingga berbulan-bulan lamanya. Bahkan lebih dari setengah tahun, padahal ini sangat langka untuk bayi lain dengan kondisi sama.

Setelah lahir, dengan Patau Syndromenya, ternyata Adam mampu bertahan hidup hingga 7 bulan lamanya. Tentu saja angka ini bukanlah waktu yang sebentar untuk kelas penderita Trisomi 3. Apalagi mengingat bahwa mayoritas pengidapnya hanya berusia sekitar satu bulanan saja. Meski akhirnya Adam tidak mampu bertahan lagi di usia ke 7 bulan, perjuangannya pantas di akui.

Kisah Adam seorang bayi yang terus berjuang keras dan berhasil dalam perjuangannya ini sangat penting untuk di kenali. Jika seorang bayi saja, dengan kemauan yang keras untuk hidup mampu melakukannya, bagaimana dengan yang sudah dewasa? Meski akhirnya harus kalah dari penyakit, hendaknya setiap orang melakukan perjuangan hingga titik darah penghabisannya.

Setiap perjuangan tentu saja tidak akan sia-sia. Masalah menang atau kalah, pada akhirnya bisa bertahan, mati, atau hidup, itu urusan belakang karena hanya takdir yang bisa menentukan. Namun, usaha adalah hal yang sangat penting. melihat akan kisah yang di alami oleh Adam, tanpa adanya perjuangan dan kemauan hidup, tentu saja dia tidak akan bisa bertahan selama itu.

Kisah ini juga bisa menjadi penyemangat besar bagi Anda yang melahirkan bayi dengan kelainan sejak lahir. Jadi, jangan sampai orang tuanya sudah putus asa sejak awal karena hal itu akan mempengaruhi kondisi priskologi sang buah hati. Dengan semangat dan doa, tidak ada yang tau berapa lama akhirnya anak Anda akan bertahan. Atau bahkan, bisa jadi dia akan kembali normal.

Kisah Menangkap Dunia Tanpa Telapak Tangan

Kisah Menangkap Dunia Tanpa Telapak Tangan

ceritakisahdunia.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Kisah Menangkap Dunia Tanpa Telapak Tangan. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Kisah Menangkap Dunia Tanpa Telapak Tangan

Keterbatasan fisik tentu saja bukanlah kabar yang baik bagi siapa pun yang mengalaminya. Apalagi jika keterbatasan ini di dapatkan sejak lahir karena cacat atau sebagainya. Tidak hanya bagi yang menderita saja tetapi juga bagi orang tua dan keluarganya. Selain itu, ketika seseorang mengalami keterbatasan, maka bisa dikatakan ini bukan hanya ujian secara fisik tetapi juga secara mental.

Jika seseorang tidak tahan mental akan keterbatasan mental yang sedang di alaminya, sudah jelas dia akan mengalami keputus asaan yang aman mendalam pada hidupnya. Apalagi mengingat bahwa dia memiliki kondisi fisik yang berbeda dari teman-teman lain. terutama ketika dia masih di usia anak-anak hingga remaja yang biasanya akan mengalami tekanan ketika merasa berbeda.

Meski dari banyak pengalaman seseorang yang mengalami keterbatasan mental ada banyak rintangan yang dihadapi dan sang penderita pun banyak yang putus asa, realitanya masih banyak mereka yang malah mengisnpirasi. Salah satunya datang dari kisah seorang laki-laki bernama Ahmad Zulkarnain. Sejauh ini dia biasa di kenal dengan sebutan bang Dzoel.

Keterbatasan fisik yang dia alami ini bukan karena apa-apa melainkan memang sudah bawaan sejak dia lahir. Bahkan bisa di katakan keterbatasannya cukup parah karena dia tidak memiliki tangan maupun kaki. Namun, yang cukup menarik, tanpa tangan dan kaki tersebut Dzoel ini menjadi seorang fotografer handal dan memang niat serta minatnya cukup tinggi dibidang yang satu ini.

Jika melihat kondisinya, tentu saja seolah sudah tidak mungkin Dzoel menjadi fotografer. Untuk melakukan skali potret saja jika dibanyangkan pastinya sudah kualahan dan cukup rumit. Bagaimana tidak, untuk melakukan jepretan, seseorang membutuhkan tangannya sehingga bisa menghasilkan gambar yang sempurna, fokus dan matang sesuai jarak yang diinginkan.

Sedangkan Dzoel sejak dia lahir sudah tidak memiliki tangan yang bisa diandalkan untuk itu maupun kaki untuk menopang tubunya selama beraktivitas. Namun, ternyata hal ini bukanlah suatu hambatan besar yang menghalaginya untuk meraih mimpi besar yang sudah dia idam-idamkan tersebut. Ketika menginjak usia dewasa, Dzoel mampu mendirikan bisnis fotografi yang berkembang.

Memang dunia fotografi ini sendiri sudah ditekuninya sejak lama. Tapi, bagaimana dia bisa melakukan pemotretan. Dalam hal ini sang fotografer memanfaatkan wajahnya untuk mengoperasikan kamera, khususnya untuk mengatasi urusan zoom, ISO, dan fokus. Sedangkan untuk mematikan maupun menyalakan kamera, dia memanfaatkan bagian mulut.

Hal lain yang di manfaatkan oleh Dzoel dalam pengoperasian kamera ini tidak lain adalah kulit lebih dibagian tangan yang di fungsikan untuk menekan tombol shutter. Hingga akhirnya, nama Dzoel yang sukses menghasilkan gambar-gambar bagus banyak di kenal orang. Bahkan, dia sempat menjadi sorotan media dengan kesuksesannya meski memiliki keterbatasan fisik yang tinggi.

Baca Juga : Kisah Perjuangan Berat Melawan Tumor

Ketika seseorang dengan kisah menarik ini banyak diliput media, dia mengatakan bahwa sesungguhnya dia tidak ingin orang lain terlalu banyak memikirkan tentangnya. Yang dia inginkan sebenarnya sejauh ini hanyalah banyak orang diluar sana yang melihat kreativitas yang sudah di hasilkannya.

Kisah Dzoel dengan segenap tekad, kekuatan mental dan fisik ini tentu saja memberikan banyak pelajaran yang amat berhara bagi siapa pun. Seseorang yang hadir dengan keterbatasan fisik saja mampu mewujudkan cita-citanya dan sukses ketika dia dewasa dengan semangat dan niat yang kuat. Perjuangan yang sudah dihadapinya tentu saja lebih berat di bandingkan manusia sempurna.

Lalu, bagaimana dengan Anda yang saat ini sedang sehat-sehatnya di luar sana? Tentu saja tidak perlu lagi melalui rintangan sesulit Dzoel. Jika yang memiliki keterbatasan saja bisa sukses, tentu saja Anda yang masih memiliki anggota tubuh sempurna dan bisa beraktivitas sebagaimana orang biasa bisa jauh lebih sukses di bandingkan dengannya.

Kisah ini juga sangat mengisnpirasi Anda yang saat ini berada dalam kondisi serupa dengan Dzoel dan memiliki cita-cita yang cukup tinggi. Mungkin kini Anda merasa cita-cita tersebut memang cukup mustahil untuk di wujudkan. Namun, dengan niat dan tekad yang kuat, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini selagi masih mau berusaha. Dan selagi ada waktu, kini saatnya wujudkan impian Anda.

Dari banyak cerita di atas, tentu saja sudah banyak yang membuka hati dan pikiran Anda bahwa ketika tidak ada hal yang mustahil asal mau berusaha. Keajaiban bisa datang kapan saja, jadi jangan pernah putus asa. Diantara beberapa cerita ini, mungkin ada yang mirip dengan cerita hidup yang Anda alami. Karena itu, salah satunya bisa di jadikan inspirasi penting pula dalam kehidupan.

Kisah Perjuangan Berat Melawan Tumor

Kisah Perjuangan Berat Melawan Tumor

ceritakisahdunia.web.id Sampai mati harus memperjuangkan kehidupannya,Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Kisah Perjuangan Berat Melawan Tumor. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Kisah Perjuangan Berat Melawan Tumor

Di dunia ini siapa yang tidak mengenal istilah penyakit kanker atau tumor? Kanker adalah salah satu penyakit ganas yang jauh lebih berbahaya jika di bandingkan penyakit pada umumnya. Jika seseorang sudah mengalami kanker harapan hidupnya sudah diambang-ambang. Apalagi jika level kanker yang diderita sudah tinggi dan jenis kankernya adalah kanker langka dan sulit untuk di atasi.

Nama penyakit kanker ini tidak hanya menyerang fisik seseorang tetapi bisa dikatakan bahwa bisa menyerang dan mematikan mental secara tiba-tiba. Mereka yang sudah di vonis kanker oleh pihak medis tentu saja sudah merasa bahwa hidupnya pun sudah akan berakhir dan dia berada diambang kematian. Sangat jarang penderitanya memiliki keyakinan kuat untuk hidup dan bertahan.

Meski penyakit kanker maupun tumor ini merupakan penyakit yang sangat sulit untuk diatasi, tidak dapat dipungkiri bahwa tidak semuanya akan membawa pasien menuju kematian. Masih banyak penderita yang bisa di sembuhkan dengan serangkaian perawata medis serta obat-obatan yang kini sudah banyak diteliti ahlinya. Baik untuk jenis kanker maupun tumor apa pun.

Bukti bahwa k bisa disembuhkan pun bisa dijumpai di berbagai wilayah maupun penderita di berbagai usia pula. Salah satunya adalah kisah yang datang dari seorang anak kecil yang akhirnya terbebas dari kanker setelah dia menjalani kemoterapi dalam beberapa jangka waktu terakhir. Padahal dia sudah terkena kanker sejak masih berusia 4 bulan setelah kelahirannya.

Kisah ini adalah kisah seorang anak laki-laki dengan nama Jimmy. Selama satu tahun lamanya dia menjalani pengobatan tumor. Sedangkan jenis tumor yang dideritanya bukanlah tumor biasa melainkan jenis tumor otak yang jelas begitu berbahaya. Diusianya yang masih balita, tentu saja begitu menyakitkan karena harus menjalani serangkaian pengobatan untuk ketagori penyakit ini.

Setelah di vonis tumor otak di usia 4 bulan tersebut, akhirnya Jimmy menjalani kemoterapi di rumah sakit anak bersama banyak penderita lainnya. Dia harus melakukan kemoterapi karena sejak divonis menderita penyakut mematikan ini dokter sudah mengatakan bahwa tumor tersebut tidakm bisa dioperasi sehingga langkah penyembuhan satu-satunya adalah dengan kemoterapi tersebut.

Baca Juga : Anjing Ku Suamiku

Meski tidak melalui jalur operasi dalam penyembuhan penyakitnya, ternyata pada akhirnya tumor di otak Jimmy pun bisa menyusut dan dia bisa sembuh kembali. Yang membuat banyak orang terinspirasi oleh kisah ini adalah semangat dan ketahanan Jimmy untuk sembuh hingga pada akhirnya dia begitu bahagia setelah kemoterapi terakhirnya di lakukan.

Saking bahagianya, kala itu Jimmy terus menarik dengan begitu senangnya dan membunyikan bel congratulation di rumah sakit yang sudah disediakan. Hal ini bisa membuka mata setiap pasien, terutama tumor dan kanker ganas bahwa setiap penyakit sebenarnya bisa sembuh. Entah melalui pengobatan yang maksimal atau dari sebuah keajaiban.

Bahkan seorang bayi saja bisa sembuh dari penyakitnya dengan semangat dan kemauan yang kuat. Tentu saja termasuk dengan doa yang tiada henti untuk dipanjatkan pada sang pencipta. Lalu bagaimana dengan Anda yang sudah dewasa dan sudah mengenal pencipta selama ini? Sebuah takdir memang tidak bisa di rubah, namun jangan sampai meninggalkan yang namanya usaha.

Separah apa pun kondisi Anda saat ini, jangan pernah putus asa sebagaimana Jimmy tiada henti melalui pengobatan kemoterapinya yang menyakitkan. Khususnya bagi para penderita kanker, yang harus di jalani saat ini tidak lain adalah tetap bertahan, mengikuti aturan medis, bersemangat untuk sembuh dan berdoa semaksimal mungkin karena tidak ada yang tahu kapan keajaiban akan datang.

1 2 3