Eksperimen Gila Yang Pernah Dilakukan Manusia

Eksperimen Gila Yang Pernah Dilakukan Manusia

Ceritakisahdunia.web.id – Perkembangan ilmu manusia terus berkembang dari waktu ke waktu. Termasuk dalam hal eksperimen dan investigasi. Dalam berbagai percobaan dan penyelidikan, tidak hanya tumbuhan atau hewan yang menjadi subjek, tetapi juga manusia.

The Monster Study
Eksperimen gila yang pernah dilakukan terhadaap 22 anak yatim piatu di Davenport, Iowa, tahun 1939. Penelitian yang dilakukan oleh Wendell Johnson ini membagi dua kelompok anak. Kelompok pertama diberikan sugesti positif dan pujian, sementara kelompok kedua diberikan sugesti negatif dengan kata-kata kasar dan caci maki yang merendahkan harga diri.

Banyak orang khawatir, efek psikologis terhadap anak-anak dari kelompok kedua, membahayakan jiwa mereka. Beberapa ditahan karena masalah pidato yang keras selama hidup mereka. Orang-orang berpendapat, apa yang dilakukan Johnson saat itu akan mencetuskan eksperimen terhadap manusia yang dilakukan Nazi selama Perang Dunia II.

Project 4.1
Project 4.1 dirancang untuk tujuan eksperimen medis yang dilakukan dalam upaya melihat efek radioaktif di Marshall Island, Amerika Serikat. Percobaan dilakukan sejak 1 Maret 1954 dan berlangsung selama beberapa dekade.

Selama dekade pertama setelah percobaan, efeknya ternyata sungguh menyeramkan. Banyak terjadi keguguran dan bayi yang meninggal. Efek lainnya adalah kesulitan perkembangan dan pertumbuhan anak-anak, tetapi tidak ada pola yang jelas tentang hal ini. Anak-anak banyak yang menderita kanker tiroid akibat terpapar radioaktif dan sepertiganya terpapar neoplasma yang sedang dikembangkan di tahun 1974. Ngeri.

Project MKULTRA
Project MKULTRA adalah kode nama untuk penelitian pengendalian pikiran yang dilakukan CIA. Penelitian ini dilakukan selama periode tahun 1950 hingga akhir tahun 1960 oleh The Office of Science Intelligence.

Berbagai narkoba dan obat-obatan digunakan untuk memanipulasi pikiran serta mental manusia. Termasuk penggunaan LSD (Lysergic acid diethylamid) pada anggota CIA, tentara, dokter, pekerja seks komersial dan orang dengan gangguan mental. Jangan salah, ‘perekrutan’ subyek untuk penelitian ini juga ilegal. Termasuk bagaimana LSD dan obat-obatan terlarang lainnya dicoba pada subyek penelitian, tanpa sepengetahuan mereka.

North Korean Experimentation
Ada banyak laporan yang menyebutkan eksperimen manusia yang dilakukan di Korea Utara, tak jauh berbeda sadisnya dengan yang lakukan oleh Nazi selama Perang Dunia II. Sekalipun ditepis oleh pemerintah Korea Utara waktu itu, banyak yang menemui kejanggalan dan kekejaman.

Seorang mantan tahanan Korea Utara memberikan kesaksian, bagaimana 50 perempuan tahanan dengan kondisi sehat, dipilih dan diberi makan daun kubis beracun. Setelah 20 menit mengalami muntah darah hebat, ke-50 perempuan tersebut meninggal dunia. Parahnya, mereka tidak dapat menolak paksaan makan kubis beracun tersebut karena diancam akan dihabisi keluarganya jika tidak menurut.

Selain kubis beracun, gas beracun dan eksperimen darah yang dilakukan terhadap keluarga sebagai subyeknya. Hal yang mengiris hati adalah, dalam penelitian gas beracun yang dilakukan terhadap sekeluarga itu, ada dua anak laki-laki dan perempuan yang meninggal dunia. Orang tuanya mencoba menyelamatkan mereka dengan memberikan nafas buatan dari mulut ke mulut … namun nyawa mereka tidak dapat diselamatkan dan akhirnya meninggal di depan kedua matanya.

Baca juga : Dokter Terkena Denda Karena Buat Iklan Aborsi

The Tuskegee Syphilis Study
Eksperimen kejam ini dilakukan terhadap beberapa orang kulit hitam di Tuskegee, Alabama tahun 1932 hingga 1972. Subyek penelitian yang sebagian besar adalah orang Afrika-Amerika ini hanya diberi tahu mereka memiliki darah yang kotor dan harus diobati. Pada tahun 1932, saat studi pertama kali dilakukan, pengobatan penderita sifilis sangatlah berbahaya dan beracun dengan efek yang masih dipertanyakan.

Pada kelompok pasien yang lain, mereka dibohongi dengan mengatakan bahwa mereka telah diobati. Nyatanya, hanyalah efek sugesti semata dan semakin memperparah penyakitnya. Di akhir eksperimen ini, ratusan orang meninggal, puluhan anak dan istri korban tertular penyakit sifilis yang berbahaya. Hanya 74 orang yang berhasil bertahan hidup.

Postingan Populer Lainnya