3 Proses untuk Membentuk Suatu Negara

3 Proses untuk Membentuk Suatu Negara

ceritakisahdunia.web.id – Negara adalah suatu organisasi yang tertinggi diantara kelompok masyarakat yang hidup di suatu daerah yang memiliki pemerintahan yang berdaulat dan bercita-cita untuk bersatu.

Syarat berdirinya Negara

Suatu negara dinyatakan sah berdiri sebagai suatu negara yang berdaulat, jika memenuhi minimal 4 syarat, yaitu:

  1. Memiliki Rakyat
  2. Memiliki Wilayah
  3. Memiliki Pemerintah
  4. Pengakuan dari Negara Lain

3 Proses Terbentuknya Suatu Negara

Baca juga :Negara Dengan jam Sekolah Tersingkat

Asal mula terbentuknya suatu negara dapat dibedakan dalam 3 proses yaitu proses secara primer, secara sekunder dan secara teoritis. Berikut penjelasannya:

1. Secara Primer
Terjadinya negara secara primer, yaitu asal mula terjadinya negara diawali dengan adanya keluarga yang memiliki kebutuhan masing masing yang kemudian berevolusi ke tingkat yang lebih kompleks. Secara Primer terjadi sebuah negara melalui beberapa tahapan dan tidak ada hubungan dengan negara yang telah ada sebelumnya. adapun tahap-tahap pertumbuhannya adalah sebagai berikut:

A. Persekutuan Masyarakat / Suku (genoot schaft)

C. Negara (State)

D. Negara Demokrasi

2. Secara Sekunder
Asal mula terjadinya Negara secara sekunder lebih pada pendekatan fakta atau kenyataan. Terjadinya Negara/lahirnya Negara ada hubungan dengan Negara yang telah ada sebelumnya. Terdapat beberapa macam dari asal mula terjadinya Negara secara sekunder, yaitu sebagai berikut:

A. Proklamasi
B. Separatis (pemisahan)
C. Anexatie (penguasaan / pencaplokan)
D. Innovation (pembentukan baru)
E. Acessie (penarikan)
F. Cessie (penyerahan)
G. Fusi (peleburan)
H. Occupatie (pendudukan)
I. Pendudukan Atas Wilayah yang Belum Ada Pemerintahan Sebelumnya

3. Secara Teoritis

  • Teori kontrak sosial
    Teori kontrak sosial beranggapan bahwa negara dibentuk berdasarkan perjanjian perjanjian masyarakat. Teori ini adalah salah satu teori terpenting mengenai asal usul negara. Teori asal usul mulai negara yang berdasarkan atas kontrak sosial ini dapat dilihat melalui pemikiran Thomas Hobbes, John Locke, dan JJ Rousseau
  • Teori Ketuhanan
    Sesuai dengan namanya, teori ini dipengaruhi oleh paham keagamaan. Dan karena itulah, teori Ketuhanan tentang terbentuknya suatu negara didasari anggapan bahwa negara terbentuk atas dasar keinginan Tuhan. Hal ini berdasarkan atas asas kepercayaan bahwa segala sesuatu berawal dari Tuhan dan berjalan sesuai kehendak Nya. Menurut teori ini, Tuhanlah yang menciptakan negara sehingga negara dianggap penjelmaan kekuasaan Tuhan. Akibatnya timbullah paham bahwa Raja atau Penguasa adalah pilihan Tuhan untuk memerintah sehingga Raja memiliki kekuasaan mutlak pada suatu negara atau kerajaan. Contohnya Inggris Raya pada zaman kerajaan. Penganut teori ini adalah Agustinus, Yulius Stahi, Haller, Kranenburg dan Thomas Aquinas.
  • Teori kedaulatan hukum
    Istilah “daulat” berasal dari bahasa arab “daulah” yang berarti kekuasan tertinggi. Dengan demikian kedaulatan dapat didefinisikan sebagai kekuasaan tertinggi dalam suatu negara. Teori kedaulatan hukum (Rechts souvereiniteit) menyatakan semua kekuasaan dalam negara berdasar atas hukum. Pelopor teori ini adalah H. Krabbe dalam buku Die Moderne Staats Idee.

Postingan Populer Lainnya